STTF Langowan Rayakan Natal dengan Khidmat: Pdt. Dr. Tat Surentu, M.Th Bagikan Kesaksian Menginspirasi



Langowan, AktualNusantara – Sekolah Tinggi Teologi Filadelfia (STTF) Langowan menggelar perayaan Natal di kampusnya dengan suasana sederhana namun penuh makna, pada Jumat (20/12/2024).

Acara ini dihadiri oleh para dosen, mahasiswa, para alumni, serta jemaat dari GSJA Vineyard Movement Langowan.

Dalam perayaan tersebut, Ketua STTF Langowan, Pdt. Dr. Tat Surentu, M.Th, yang akrab disapa "Mami", menyampaikan khotbah dan kesaksian yang menggugah hati. Meski mengaku kurang fit karena faktor usia yang mendekati 80 tahun, ia tetap hadir dengan semangat membagikan pengalaman iman dan tanggung jawabnya sebagai pemimpin STTF Langowan.

Kesaksian Hidup yang Menginspirasi
Mami mengungkapkan bahwa perjalanan hidupnya bersama STTF adalah bukti nyata kemurahan Tuhan. Meski tidak memiliki kekayaan materi, ia selalu merasakan penyertaan Tuhan, termasuk dalam membimbing mahasiswa yang berasal dari latar belakang broken home.

"Semua ini karena Tuhan baik sekali. Saya tidak kaya, tapi Tuhan selalu menyediakan. Saya mengasihi mahasiswa seperti anak sendiri. Mereka tinggal di asrama tanpa membayar apa pun, termasuk makan dan minum. Namun, jika mereka salah, tetap saya disiplinkan dengan kasih dan keadilan Allah," ujarnya.

Rencana Estafet Kepemimpinan
Dalam khotbahnya, Mami juga mengungkapkan kerinduannya agar STTF Langowan terus maju dan mengikuti perkembangan zaman. Meski merasa tanggung jawabnya berat, ia percaya Tuhan akan memberikan jalan. Ia menyatakan rencana menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada generasi yang lebih muda untuk mengelola aspek akademis STTF.

"Pergumulan saya adalah bagaimana memajukan STTF ini. Saya percaya Tuhan akan terus memimpin. Biarlah Yesus Kristus tinggal di dalam kita, karena hanya Dia yang mampu," katanya dengan penuh keyakinan, mengutip Yohanes 15:7 sebagai landasan imannya.

STTF Langowan: Menanamkan Kasih dan Nilai-Nilai Allah
STTF Langowan selama ini dikenal sebagai lembaga pendidikan teologi yang tidak hanya mendidik mahasiswa secara akademis, tetapi juga membentuk karakter berdasarkan kasih dan nilai-nilai Allah. Kehidupan mahasiswa yang tinggal di asrama menjadi bukti nyata komitmen ini.

Mami berharap STTF Langowan semakin maju dan menjadi tempat yang membentuk pemimpin-pemimpin gereja masa depan. “Ini perlu kerja sama dari semua pihak,” pungkasnya optimis.

Perayaan Natal ini menjadi momentum refleksi dan doa bersama bagi STTF Langowan untuk melangkah ke masa depan yang lebih cerah, setia pada panggilan Allah, dan relevan dengan perkembangan zaman. (reyntje)