Gubernur Sulut: Mahasiswa Penentu Arah Masa Depan Ekonomi Biru-Hijau



Manado,AktualNusantara – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) hari ini hadir dan menyampaikan pidato kunci dalam pembukaan Liga Debat Mahasiswa Sulut 2025, yang berlangsung di Hotel Luwansa, Manado. Kehadirannya di tengah-tengah para mahasiswa ini menegaskan komitmen kuat Pemerintah Provinsi untuk mendengarkan dan melibatkan generasi muda dalam proses pembangunan daerah. Acara yang penuh semangat ini diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Utara.

Dalam sambutannya,Gubernur menyoroti tema besar yang diangkat dalam liga debat ini, yaitu “Menenun Masa Depan Ekonomi Biru dan Hijau: Peran Mahasiswa Sulawesi Utara dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan”. Beliau menilai tema tersebut sangat relevan dan sejalan dengan visi pembangunan jangka panjang daerah. Ekonomi biru dan hijau, menurutnya, bukan hanya sekadar wacana, melainkan sebuah keharusan untuk menjaga kelestarian sambil memacu pertumbuhan ekonomi Sulut.

Lebih lanjut,Gubernur menegaskan peran sentral dan strategis yang dimiliki oleh mahasiswa. “Saya menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran sentral dalam membentuk masa depan ekonomi biru dan hijau Sulawesi Utara,” ujarnya. Para mahasiswa dinilai sebagai kekuatan moral dan intelektual yang dapat mendorong terciptanya pembangunan yang inklusif dan berwawasan lingkungan.

Tidak hanya berbicara tentang pembangunan ekonomi,Gubernur juga menyampaikan pesan penting tentang kepemimpinan. Beliau menekankan bahwa pemimpin masa depan Sulut haruslah terdiri dari individu-individu yang kritis, beretika tinggi, serta memiliki kemampuan untuk mengelola energi dan emosi dengan baik. Kualitas ini dianggap sebagai fondasi essential untuk menghadapi kompleksitas tantangan pembangunan ke depan.

Di tengah kesibukan dan padatnya agenda pemerintahan,Gubernur menyatakan bahwa beliau selalu menyempatkan diri untuk berinteraksi langsung dengan para mahasiswa. Bentuk interaksi ini merupakan bagian dari keyakinannya bahwa suara dan pemikiran kaum muda harus didengarkan. “Saya percaya, mereka adalah penentu arah pembangunan daerah kita,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut,Gubernur juga menggarisbawahi posisi ekonomi biru dan hijau dalam peta perencanaan pembangunan Sulut. Konsep ini disebutnya sebagai fondasi utama yang akan menjadi panduan dalam setiap kebijakan dan program pembangunan ke depannya. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah untuk beralih ke model ekonomi yang berkelanjutan.

Sebagai penutup pesannya,Gubernur mendorong segenap peserta untuk tidak hanya menjadi peserta debat, tetapi juga menjadi agen of change di lapangan. Beliau mendorong mahasiswa untuk menjadi agen inovasi yang secara aktif berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Inovasi dari generasi muda dinilai sebagai katalisator untuk mempercepat terwujudnya visi Sulut yang hijau dan biru.

Liga Debat Mahasiswa Sulut 2025 diharapkan tidak hanya menjadi ajang adu argumentasi,tetapi juga wadah untuk melahirkan solusi-solusi konkret dan ide-ide segar. Melalui keterlibatan aktif para mahasiswa ini, Pemerintah Provinsi Sulut berharap dapat membangun sinergi yang kuat untuk mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan, sejahtera, dan ramah lingkungan untuk generasi masa kini dan mendatang. (**)