Milad ke-78 Alkhairaat dan Maulid Nabi Jadi Momentum Perkuat Akhlak dan Kerukunan di Sulut
Bitung, AktualNusantara- Dalam seminar memperingati Milad ke-78 Alkhairaat Kota Bitung sekaligus Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara diwakili oleh Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling, SE. Beliau menyampaikan sambutan Gubernur Sulut yang menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting memperkuat komitmen membangun masyarakat berilmu dan berakhlak.
Alkhairaat selama puluhan tahun telah menjadi pilar pendidikan dan dakwah Islam di Indonesia Timur, termasuk di Bitung. Dari lembaga ini lahir generasi yang berkontribusi bagi umat dan bangsa. Nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin yang berpadu dengan semangat kebangsaan menciptakan kerukunan dan toleransi di Sulawesi Utara.
Semangat Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi pengingat akan teladan Rasulullah dalam kepemimpinan penuh kasih, akhlak mulia, dan keberanian membawa perubahan. Hal ini harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pemerintahan, pendidikan, dan masyarakat.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap peran Alkhairaat dalam melahirkan generasi yang cerdas, matang secara spiritual, dan kuat moralitasnya. Sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat dipercaya menjadi kunci kemajuan Sulut yang sejahtera dan berkelanjutan.
Peringatan Milad ini memperkokoh komitmen bersama untuk terus maju. Semangat dan cahaya Maulid diharapkan tetap menyinari hati dan pikiran seluruh masyarakat. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menjalin kebersamaan dan memperkuat nilai-nilai agama dan kebangsaan.
Alkhairaat sebagai institusi pendidikan dan dakwah terus memainkan perannya sebagai benteng moral dan penggerak kebudayaan. Pemerintah bersama masyarakat mendorong agar kontribusi lembaga ini semakin bermanfaat luas.
Kerukunan dan persaudaraan yang terjaga di Sulawesi Utara merupakan hasil nyata dari kombinasi nilai-nilai agama dan nasionalisme. Ini menjadi contoh harmonisasi yang diapresiasi oleh berbagai kalangan.
Dengan penguatan nilai agama dan karakter, daerah ini optimis menghadapi tantangan masa depan. Sinergi seluruh elemen diharapkan menjadi penopang utama kemajuan dan keharmonisan masyarakat Sulut. (**)


Komentar via Facebook