Birokrasi Berbasis Meritokrasi: Bobby Liow Jadi Simbol Transformasi Pelayanan Publik Manado
Manado, AktualNusantara – Pemerintah Kota Manado secara resmi melantik sejumlah pejabat administrator dan pengawas dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional dan transparan. Prosesi yang digelar di Gedung Serbaguna Pemkot Manado pada Kamis (28/8/2025) ini dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard H.M. Sualang, dan disaksikan oleh Sekretaris Daerah Kota Manado, dr. Steaven Dandel, M.Kes, serta jajaran kepala dinas. Pelantikan ini mengadopsi sistem manajemen talenta dan meritokrasi sebagai landasan pengangkatan jabatan, mencerminkan komitmen kepemimpinan Andrei Angouw – Richard Sualang (AARS) dalam membangun birokrasi yang berintegritas dan melayani .
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Richard Sualang menegaskan bahwa pengangkatan pejabat berdasarkan sistem meritokrasi bukan hanya formalitas, tetapi merupakan strategi untuk meningkatkan produktivitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Kebijakan ini sejalan dengan arahan nasional yang disampaikan Kepala BKN Prof. Zudan Arif mengenai pentingnya manajemen talenta sebagai kunci transformasi birokrasi. "Produktivitas tinggi tercapai ketika leadership dan manajemen talenta berjalan beriringan," ujar Sualang, mengutip prinsip yang telah diterapkan secara nasional .
Sosok Bobby Efrand Liow, SE menjadi perhatian utama dalam pelantikan ini. Ia dipercayakan menjabat sebagai Lurah Batu Kota, Kecamatan Malalayang, setelah menunjukkan rekam jejak yang penuh dedikasi. Liow memulai kariernya sebagai Kasie Kebersihan Kelurahan Tumumpa Dua, di mana ia turun langsung ke lapangan memimpin warga menata lingkungan hingga menjadi teladan. Integritas dan ketekunannya membuatnya dianggap layak untuk menduduki posisi strategis ini .
Kepemimpinan Liow tidak hanya tercermin dalam birokrasi, tetapi juga dalam dunia olahraga. Sebelumnya, ia sukses didapuk sebagai Ketua Tim Kerja Perbasi Manado yang akan memimpin ajang PORPROV Sulut di Kota Manado pada November 2025 mendatang. Pengalaman ini menunjukkan kemampuannya dalam mengelola sumber daya dan memimpin tim, yang menjadi pertimbangan utama dalam sistem meritokrasi yang diterapkan Pemkot Manado .
Visi kepemimpinan AARS terus ditegaskan melalui pelantikan ini. Andrei Angouw, sebagai wali kota pertama beragama Konghucu di Indonesia, telah berkomitmen untuk menciptakan birokrasi yang inklusif dan berbasis kinerja. Kebijakan ini sejalan dengan upayanya selama ini, seperti revitalisasi Bersehati Market dan pengelolaan air bersih yang transparan, yang sempat menuai polemik tetapi akhirnya diterima sebagai langkah progresif .
Sistem meritokrasi yang diterapkan Pemkot Manado juga mencerminkan komitmen kepemimpinan AARS untuk menjadikan talenta sebagai modal utama pembangunan. Sebagaimana disampaikan dalam berbagai kesempatan, Andrei Angouw percaya bahwa birokrasi modern membutuhkan ASN yang tidak hanya berkinerja tinggi, tetapi juga produktif dalam memberikan pelayanan publik. Hal ini sejalan dengan prinsip yang diusung secara nasional oleh BKN .
Pelantikan ini juga menjadi simbol penyatuan setelah kontestasi politik, sebagaimana ditegaskan Andrei Angouw dalam Apel Kerja Perdana bulan Maret 2025. "Tidak ada lagi kontestasi, sekarang kita bekerja bersama untuk membangun Kota Manado yang lebih baik," ujarnya kala itu. Semangat ini tercermin dalam pengangkatan pejabat yang tidak memandang latar belakang politik, tetapi murni berdasarkan kompetensi dan dedikasi .
Ke depan, Bobby Liow dan pejabat yang dilantik diharapkan dapat menjadi contoh wajah baru birokrasi Kota Manado: profesional, humanis, dan dekat dengan rakyat. Jabatan yang dipercayakan kepada mereka bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang harus dibuktikan dengan kerja nyata. Ini adalah langkah konkret menuju visi AARS untuk membangun Manado yang maju, bersih, dan berintegritas . (Alex)


Komentar via Facebook