Membangun Sinergi untuk Pembangunan Berkelanjutan: BWS Sulawesi I Manado Sambut Kunjungan Koordinasi dari Pemkab Bolsel



Bolmong, AktualNusantara- Dalam rangka memperkuat sinergi dan koordinasi pembangunan infrastruktur yang berwawasan lingkungan,Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I Manado mendapat kunjungan kerja dari Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) pada Desember 2025. Pertemuan ini menandai komitmen kedua belah pihak untuk menyelaraskan perencanaan pembangunan dengan prinsip-prinsip teknis pengelolaan sumber daya air dan tata ruang yang berkelanjutan.

Rombongan resmi dari Kabupaten Bolsel tersebut dipimpin secara langsung oleh Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanian(Perkimtan) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, didampingi oleh sejumlah jajarannya. Kehadiran mereka disambut baik oleh pimpinan teknis BWS Sulawesi I Manado, yaitu Kepala Seksi Pelaksanaan, Allanos Kawengian, dan Kepala Seksi Operasi dan Pemeliharaan, Vivienne Panelewen.

Kunjungan ini secara khusus dilakukan dalam rangka koordinasi terkait sejumlah rencana pembangunan strategis yang akan dilaksanakan di wilayah Kabupaten Bolsel.Fokus utama pertemuan adalah membahas usulan pengembangan Ruang Terbuka Publik (RTP), sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menyediakan infrastruktur sosial dan lingkungan yang berkualitas bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut,Kepala Dinas Perkimtan Bolsel secara resmi menyampaikan permohonan masukan dan rekomendasi teknis dari BWS Sulawesi I Manado. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa perencanaan dan pelaksanaan pembangunan RTP tersebut telah memenuhi seluruh ketentuan teknis, khususnya yang terkait dengan pengelolaan daerah aliran sungai (DAS), drainage, serta peraturan perundang-undangan yang berlaku di sektor sumber daya air.

Menyambut positif inisiatif dan langkah koordinatif ini,Kepala Seksi Pelaksanaan BWS Sulawesi I Manado, Allanos Kawengian, memberikan apresiasi. Beliau menegaskan pentingnya kolaborasi sejak tahap perencanaan untuk mencegah dampak negatif terhadap sumber daya air. Sebagai tindak lanjut formal, beliau menyampaikan bahwa Pemkab Bolsel dapat mengajukan surat resmi permohonan rekomendasi teknis.

Melalui surat resmi tersebut nantinya,BWS Sulawesi I Manado akan dapat memberikan masukan, arahan, dan rekomendasi teknis secara lebih komprehensif dan tertulis. Proses ini dijalankan sesuai dengan ketentuan, kewenangan, dan prosedur tetap yang berlaku di Kementerian PUPR, guna menjamin akuntabilitas dan kesesuaian dengan kebijakan makro sektor sumber daya air.

Rekomendasi teknis yang akan disampaikan BWS nantinya diharapkan dapat mencakup aspek-aspek kritis seperti analisis dampak hidrologi,pengaturan drainase dan tampungan air hujan pada kawasan RTP, serta integrasi dengan sistem pengendalian banjir eksisting. Hal ini sangat penting mengingat pembangunan RTP harus selaras dengan upaya konservasi air dan mitigasi bencana.

Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus menjalin komunikasi yang intensif.Dengan diawali langkah koordinasi yang baik ini, diharapkan pembangunan Ruang Terbuka Publik di Bolaang Mongondow Selatan tidak hanya akan menciptakan ruang hijau dan ruang sosial yang nyaman, tetapi juga menjadi contoh pembangunan infrastruktur publik yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, serta sejalan dengan prinsip pengelolaan sumber daya air yang baik. Sinergi antara pemerintah daerah dan unit teknis pusat seperti BWS dinilai kunci untuk mewujudkan pembangunan yang terintegrasi. (JS)