Musyawarah Desa Khusus Tikela Bentuk Koperasi Merah Putih untuk Pemberdayaan Ekonomi Warga
Minahasa, AktualNusantara-Pemerintah Desa Tikela, Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) pada Selasa (20/5/2025) dalam rangka pembentukan Koperasi Merah Putih. Musyawarah ini menjadi langkah strategis dalam upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.
Musdesus ini dihadiri oleh PLT Sekretaris Dinas Koperasi Kabupaten Minahasa Drs. Meity Kaseger, Hukumtua Desa Tikela Tommy Koraag, S.Sos, Pendamping Desa Kabupaten Minahasa Jemmy Rembet, Ketua BPD Aisar Moningka, Sekretaris Desa Adrius Pontoh, serta masyarakat setempat. Agenda utama adalah pembentukan koperasi yang akan menjadi wadah ekonomi bersama.
Dalam sambutannya, Hukumtua Tommy Koraag menyampaikan bahwa Koperasi Merah Putih dibentuk sebagai sarana pemberdayaan ekonomi yang dikelola dari warga, oleh warga, dan untuk warga. Koperasi ini diharapkan dapat menjadi penggerak utama dalam memperkuat perekonomian desa, menciptakan usaha kecil, dan meningkatkan kesejahteraan warga.
“Melalui koperasi ini, masyarakat dapat memiliki akses terhadap kegiatan simpan pinjam, perdagangan hasil pertanian, dan pelatihan kewirausahaan. Kami ingin desa Tikela menjadi desa mandiri secara ekonomi,” ujar Tommy.
Peserta musyawarah secara mufakat menyetujui pembentukan Koperasi Merah Putih dan langsung membentuk tim formatur untuk melakukan pemilihan pengurus koperasi. Proses pemilihan berlangsung lancar dan demokratis, menghasilkan tujuh orang pengurus dan tiga orang pengawas koperasi.
Adapun susunan pengurus Koperasi Merah Putih Desa Tikela adalah sebagai berikut: Ketua Welly Mamonto, Wakil Ketua I Olvy Worang, Wakil Ketua II Erny Koten, Sekretaris Akriany Achmad, dan Bendahara Fanda Komalig. Sementara itu, posisi pengawas diisi oleh Tommy Koraag sebagai Ketua Pengawas, serta Selvy Kendage dan Ferdinan Moningka sebagai anggota.
Koperasi Merah Putih direncanakan akan bergerak dalam sektor simpan pinjam, perdagangan hasil pertanian, serta pelatihan kewirausahaan. Program-program kerja koperasi akan segera disosialisasikan kepada masyarakat desa guna meningkatkan partisipasi dan pemahaman warga terhadap manfaat koperasi.
Dengan terbentuknya koperasi ini, Pemerintah Desa Tikela berharap dapat menciptakan peluang usaha baru dan memperkuat ketahanan ekonomi warga. “Kami optimis koperasi ini menjadi motor penggerak ekonomi lokal dan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain,” tutup Hukumtua Tommy Koraag.(Fora)


Komentar via Facebook