BPJN Wilayah 1 Sulawesi Utara Pacu Penyerapan Anggaran Capai 99%, Siap Sambut 2026 dengan Rencana Matang
Sulut, AktualNusantara- Kepala Satuan Kerja(Kasatker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah 1 Sulawesi Utara, Ringgo Radetyo, dengan penuh keyakinan menyatakan bahwa seluruh program dan kegiatannya berjalan sesuai rencana. Bahkan, ia memproyeksikan capaian yang sangat positif: penyerapan anggaran mendekati sempurna, yakni 99%, menjelang penutupan tahun ini.
Dalam keterangan resminya,Ringgo mengungkapkan bahwa progres pembangunan dan perawatan jalan nasional di wilayah kerjanya masih berada pada jalur yang tepat. "Secara umum, penanganan tahun ini sudah berjalan, dan progres kita masih on the track," tegasnya, menguatkan optimisme tersebut.
Kerja Keras dan Kolaborasi
Keberhasilan yang dicapai hingga saat ini,menurut Ringgo, adalah buah dari dedikasi tinggi seluruh personel BPJN dan sinergi yang solid dengan berbagai pemangku kepentingan. Mulai dari perawatan rutin, perbaikan kerusakan ringan hingga berat, hingga peningkatan infrastruktur pendukung, semua dikerjakan dengan mengutamakan standar kualitas.
Komitmen untuk memberikan layanan jalan nasional yang aman,nyaman, dan terawat diwujudkan melalui pemantauan harian dan evaluasi berkala. "Semua tim bekerja dengan komitmen tinggi," jelas Ringgo, memastikan bahwa setiap potensi hambatan dapat diantisipasi dan diatasi dengan cepat.
Percepatan Infrastruktur
Tahun ini juga mendapat suntikan semangat dengan adanya penambahan anggaran khusus untuk pelaksanaan Instruksi Presiden(Inpres) jalan daerah. Ringgo menyatakan bahwa pengerjaan proyek strategis ini ditargetkan tuntas dalam waktu singkat, paling lambat akhir tahun 2024.
Penambahan anggaran Inpres ini diharapkan memberikan dampak positif yang langsung dirasakan masyarakat,khususnya di daerah terlayani. Peningkatan aksesibilitas dan konektivitas antarwilayah akan menjadi katalisator bagi percepatan pertumbuhan ekonomi lokal.
Tidak hanya berfokus pada penyelesaian program tahun berjalan,BPJN Wilayah 1 Sulawesi Utara sudah mulai melangkah lebih jauh. Ringgo mengungkapkan bahwa program untuk tahun 2026 telah memasuki tahap perencanaan awal, termasuk perumusan prioritas dan strategi pelaksanaannya.
Meski bersemangat,Ringgo mengakui bahwa realisasi program 2026 masih bergantung pada kepastian anggaran dari pemerintah pusat. "Kita tidak bisa berdiam diri," ujarnya, seraya menegaskan bahwa langkah persiapan tetap dilakukan sambil menunggu keputusan anggaran.
Kebutuhan Masyarakat
Perencanaan ke depan tidak dilakukan secara serampangan.Ringgo menekankan bahwa program 2026 dirancang dengan mempertimbangkan aspirasi masyarakat dan kondisi aktual jalan nasional serta daerah. Tujuannya jelas: memastikan setiap kegiatan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan konektivitas dan kesejahteraan.
Menutup pernyataannya,Ringgo kembali menegaskan keyakinannya bahwa BPJN Wilayah 1 Sulawesi Utara mampu menyelesaikan target tahun ini dan menyambut 2026 dengan baik. Ia pun mengajak semua pihak, termasuk masyarakat dan pemerintah daerah, untuk terus bersinergi membangun infrastruktur jalan raya yang lebih baik guna mendukung kemajuan Sulawesi Utara. "Bersama-sama, kita bisa," pungkasnya penuh semangat. (**)


Komentar via Facebook