Aktivis PAMI-P Soroti Kepemimpinan Direktur Baru Poltekkes Manado: "Sandra Belum Layak Pimpin Institusi"
Manado, AktualNusantara– Penunjukan Direktur baru Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan Manado, Sandra Tombokan, mendapat sorotan tajam dari Pelopor Angkatan Muda Indonesia Perjuangan (PAMI-P). Jonathan Mogonta, salah satu aktivis vokal dari organisasi tersebut, menilai bahwa Sandra belum memiliki kapasitas yang memadai untuk memimpin institusi strategis tersebut.
"Sandra belum layak dan belum mampu memimpin Poltekkes Manado. Ini bukan sekadar jabatan administratif, tapi menyangkut masa depan pendidikan tenaga kesehatan di Sulawesi Utara," ujar Jonathan kepada media.
Menurut Jonathan, Poltekkes Manado membutuhkan figur pemimpin yang tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga memiliki integritas, visi kepemimpinan, dan pengalaman manajerial yang teruji di bidang pendidikan kesehatan.
"PAMI-P Perjuangan akan terus mengawal proses ini. Bila perlu, kami ajukan keberatan resmi ke Kementerian Kesehatan agar penunjukan ini dievaluasi. Kita tidak ingin institusi sebesar Poltekkes dipimpin oleh sosok yang belum siap," tegasnya.
Teguran Kritis demi Kualitas Pendidikan
Jonathan menegaskan bahwa kritik ini bukan serangan pribadi, tetapi bentuk tanggung jawab moral sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil yang peduli pada kualitas pendidikan dan pelayanan publik. Ia juga mengingatkan bahwa jabatan direktur bukan ruang belajar kepemimpinan, melainkan posisi strategis yang memerlukan kesiapan penuh.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Poltekkes Manado maupun dari Kementerian Kesehatan terkait pernyataan tersebut.
Ketika wartawan mengkonfirmasi dan klarifikasi berita ini terhadap Dirut lewat ponsel 0853-1470-XXXX,namun hingga berita ini turun belum bisa menjawab (FoRa)


Komentar via Facebook