Netanyahu: “Keluarlah Sekarang!” — Perintah Evakuasi Israel Guncang Gaza



Gaza, Aktual Nusantara — Situasi di Gaza kembali memanas setelah militer Israel pada Selasa (9/9) mengeluarkan perintah evakuasi besar-besaran terhadap warga Gaza City. Instruksi itu memicu kepanikan di tengah sekitar satu juta penduduk yang sudah mengalami penderitaan akibat perang panjang.

Perintah evakuasi itu disampaikan lewat selebaran udara yang dijatuhkan pasukan Israel. Warga diminta meninggalkan kota dan pindah ke zona kemanusiaan di Al-Mawasi, wilayah selatan Gaza. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan ancamannya: “Anda telah diperingatkan—keluarlah sekarang!”

Meski begitu, banyak warga ragu untuk pergi. Mereka menilai tidak ada lokasi yang benar-benar aman di Gaza. Salah satu warga, Um Mohammad, mengaku kebingungan harus mengambil keputusan. “Saya tidak tahu harus bagaimana. Saya ingin bertahan di rumah, tapi anak-anak saya mendesak saya untuk pergi,” katanya kepada Reuters.

Militer Israel menyebut langkah ini sebagai persiapan serangan darat untuk menghancurkan “benteng terakhir Hamas” di Gaza City. Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, bahkan memperingatkan tentang kemungkinan serangan “badai dahsyat” jika Hamas tidak menyerah segera.

Sementara itu, krisis kemanusiaan semakin memburuk. Data menunjukkan lebih dari 64.000 warga Palestina telah tewas sejak perang meletus pada Oktober 2023. Hampir seluruh penduduk Gaza kini hidup mengungsi, sementara kekurangan makanan, air bersih, dan layanan medis semakin parah.

Langkah Israel juga menuai kecaman internasional. Beberapa negara Eropa, termasuk Prancis, Jerman, dan Spanyol, mengkritik keras kebijakan evakuasi paksa ini. Sebagian bahkan memutuskan untuk menghentikan pengiriman senjata ke Israel.

Upaya mediasi yang dipimpin Qatar dengan dukungan Amerika Serikat menghadapi jalan terjal. Prospek gencatan senjata tampak semakin suram, sementara masyarakat sipil Gaza kembali menjadi korban dari konflik yang tak berkesudahan. (Berbagai sumber)