2.029 Pegawai di Lingkungan Pemkab Minahasa Resmi Terima SK



Minahasa, AktualNusantara- Sebanyak 2.029 pegawai di lingkungan Pemkab Minahasa resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan pada Rabu (5/6/2024), di Wale Ne Tou Tondano.

Pengambilan Sumpah dan janji serta penandatanganan perjanjian kerja para Aparatur Sipil Negara (ASN) dipimpin oleh Penjabat Bupati Minahasa Dr. Jemmy Stani Kumendong, M.Si.

Dari total 2.029 pegawai yang menerima SK, terdiri dari 17 PNS, 384 PPPK, dan 1.645 THL.

Bupati Kumendong menjelaskan bahwa penyerahan SK untuk pegawai non ASN atau THL tahun ini mengalami sedikit keterlambatan karena adanya proses verifikasi yang dilakukan oleh BKD.

¶"Untuk SK pegawai non ASN atau Tenaga Harian Lepas (THL) di tahun 2023 ini sedikit mengalami keterlambatan karena sebelumnya diserahkan oleh dinas tapi sekarang diverifikasi lewat BKD, agar nantinya persyaratan pengangkatan PPPK bila dibuka bisa terpenuhi dan tidak terjadi masalah,” ujar Bupati Kumendong.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Minahasa, Moudy Leonhard Pangerapan, MAP, membacakan SK yang diikuti dengan pengambilan sumpah janji oleh Bupati.

Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Drs. Steven O.E. Kandouw, S.E turut hadir dan memberikan arahan kepada para ASN yang dilantik. 

"Dengan diterimanya SK sebagai ASN maupun Pegawai non ASN maka tugas dan tanggung jawab sudah harus dilaksanakan sebagai abdi negara," tegasnya.

Lebih lanjut, Kandouw menjelaskan pentingnya tiga hal utama yaitu integritas, loyalitas, dan dedikasi yang harus dipegang teguh oleh setiap ASN dan pegawai non ASN.

¶"Integritas adalah saudara harus bertanggung jawab dengan jabatan anda, tupoksi anda, sekaligus bertanggung jawab secara akuntabel apabila ada hal yang berkaitan dengan anggaran. Bila ini tidak dilaksanakan maka anda selesai sebagai ASN. Yang kedua, loyalitas. Loyalitas ini berjenjang, mulai dari atasan tempat kita ditempatkan, hingga ke atasan yang lebih tinggi jabatannya," ujarnya.

Kandouw juga mengingatkan bahwa loyalitas tidak boleh dipengaruhi oleh hubungan pribadi atau darah dengan pejabat tertentu.

¶"Jangan karena ada hubungan darah dengan salah satu pejabat kemudian tidak mau tunduk kepada pejabat yang lain. Bila tidak loyal silakan keluar. Anda harus mengamankan RPJMD yang ada di Minahasa, tidak boleh memiliki agenda lain," ia menegaskan.

Selain itu, ia menekankan pentingnya dedikasi dalam bekerja. "Bekerja dengan hati, sebab, dari sekitar 270 juta penduduk di Indonesia, hanya ada 6 sampai 7 persen yang memiliki pekerjaan seperti anda saat ini. Jadi harus bangga dan bekerja dengan sepenuh hati," pesannya.

Ia juga menambahkan pentingnya literasi ekonomi bagi ASN. "Saudara harus mampu mengelola keuangan dengan baik, jangan sampai setelah terima SK langsung digadaikan ke bank, atau langsung kredit macam-macam, yang pada akhirnya menyulitkan diri sendiri," jelasnya.

¶"Singkat kata, saya mengucapkan selamat bekerja. Tuhan menyertai kita semua," tutup Wakil Gubernur.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekdaprov Sulut, Dr. Denny Mangala, M.Si., serta para pejabat Pemkab Minahasa lainnya.(rg)