Gereja Pantekosta di Indonesia Sulawesi Utara Gelar Natal Terpadu 2025, Persatuan dan Damai Jadi Fokus
Minahasa Utara, AktualNusantara – Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulawesi Utara kembali menyelenggarakan acara Natal Terpadu pada Rabu, 3 Desember 2025. Perayaan akbar ini akan digelar di Pentecostal Camping Ground Pinilih Klabat, Minahasa Utara, mulai pukul 13.00 WITA, dengan tujuan mempererat tali persaudaraan dan memperkuat iman segenap jemaat.
Tema sentral yang diangkat adalah “Dialah Damai Sejahtera Kita Yang Mempersatukan”, yang bersumber dari kitab Efesus 2:14. Tema ini dipilih sebagai renungan mendalam tentang kedamaian sejati dari Kristus yang mampu merajut perbedaan dan menumbuhkan kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk.
Tidak hanya tema utama, acara ini juga mengusung subtema yang personal, yakni “When I Saw Him” (Aku Melihat Dia), terinspirasi dari Matius 2:11. Subtema ini diharapkan dapat menggali dan mengungkap pengalaman spiritual pribadi para jemaat dan majelis ketika menyadari kehadiran Yesus dalam kehidupan mereka sehari-hari.
Acara ini terbuka bagi seluruh jemaat GPdI dan masyarakat umum dari berbagai latar belakang di Sulawesi Utara. Kehadiran para pemimpin gereja dari berbagai daerah juga diharapkan dapat memberikan penguatan dan berkat, sekaligus meneguhkan semangat persatuan umat Kristen di wilayah tersebut.
Pelaksanaan acara dipimpin oleh panitia yang terdiri dari tokoh-tokoh gereja terkemuka. Pdt. Dr. Johnny W. Weol, M.M., M.Th., sebagai Ketua Umum Majelis Pusat GPdI, memberikan arahan secara umum. Sementara pimpinan lapangan dipikul oleh Ketua Panitia Pelaksana, Pdt. Dr. Wempie Jhonson Kumendong, SH, MH, MA, yang didukung oleh Sekretaris Pdt. Dr. Leonard Berti Motulo, MA, M.Th., dan Bendahara Pdt. Dr. Jefrie Novie Sumaiku DK, M.Kes, MA, M.Th.
Perayaan Natal Terpadu ini dimaknai bukan sekadar sebagai ritual keagamaan, tetapi juga sebagai momentum strategis untuk memperkuat kohesi sosial dan persatuan bangsa, khususnya di Sulawesi Utara yang kaya akan keragaman budaya dan adat istiadat. Gereja ingin pesan damai dan kasih Kristus menyentuh semua lapisan masyarakat.
Melalui perayaan ini, GPdI Sulut mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan merasakan sukacita Natal dalam kebersamaan. Acara dirancang untuk berlangsung dalam nuansa kekeluargaan yang hangat, mengajak setiap peserta merenungkan dan mengalami damai sejahtera yang mempersatukan.
Diharapkan, Natal Terpadu 2025 ini dapat menjadi awal yang baru untuk menyebarkan semangat kasih, menjadi berkat bagi sesama, dan memperkuat tali persaudaraan di tanah Minahasa dan Sulawesi Utara secara keseluruhan. Seluruh panitia dan jemaat menyambut semua pihak untuk bergabung dalam sukacita kelahiran Sang Juruselamat. (**)


Komentar via Facebook