Trump Murka: Israel dan Iran Dituding Langgar Gencatan Senjata, “Mereka Tidak Tahu Apa yang Mereka Lakukan”
Washington DC, AktualNusantara — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali menjadi sorotan dunia setelah melontarkan pernyataan keras terkait pelanggaran gencatan senjata antara Israel dan Iran.
Melalui akun pribadinya di Truth Social, Trump menuding kedua negara tersebut telah melanggar kesepakatan gencatan senjata yang ia klaim berhasil dirancang bersama beberapa negara mitra. Dengan nada penuh emosi, Trump menyebut Israel dan Iran sebagai pihak yang “tidak tahu apa yang mereka lakukan”.
"They don’t know what the f* they’re doing**," tulis Trump, melontarkan kritik tajam atas insiden pelanggaran yang terjadi hanya beberapa jam setelah pengumuman gencatan senjata.
Gencatan senjata itu sendiri sebelumnya disambut optimisme oleh berbagai pihak, terutama setelah Trump menyatakan bahwa “tidak akan ada yang terluka” dalam pernyataan resminya. Namun, kenyataan berkata lain. Beberapa jam berselang, Israel dilaporkan melancarkan serangan udara, sedangkan Iran dituding membalas dengan serangan rudal — tuduhan yang dibantah oleh pihak Teheran.
Di tengah memanasnya situasi, Trump juga mengkritik keras pemberitaan media-media Amerika seperti CNN dan MSNBC. Ia menuding media tersebut “merusak reputasi para pilot hebat” yang melakukan operasi rahasia menghantam fasilitas nuklir Iran.
Sementara itu, ketegangan juga merambah kawasan Timur Tengah lainnya. Di Qatar, para Menteri Luar Negeri dari negara-negara Teluk menggelar pertemuan darurat, mengecam serangan terhadap pangkalan militer AS di wilayah mereka.
Hingga kini, belum ada tanda-tanda bahwa kedua belah pihak benar-benar akan menghentikan serangan. Gencatan senjata yang diumumkan secara sepihak oleh Trump dianggap masih rentan terhadap pelanggaran di tengah konflik kepentingan yang melibatkan kekuatan besar kawasan.
Editor: RG | AktualNusantara


Komentar via Facebook