Gubernur Sulut Bahas Visi Pendidikan dan Kebijakan Pertambangan bersama Akademisi



Manado, AktualNusantara Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) menggelar pertemuan dengan 89 rektor, pimpinan perguruan tinggi, dan dosen dari universitas negeri maupun swasta se-Sulut di Aula Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Kamis (8/5/2025). Pertemuan ini bertujuan menjabarkan visi-misi pemerintah daerah di bidang pendidikan serta mendorong kontribusi akademisi dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Dalam sambutannya, Gubernur menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan dunia akademik. “Kami ingin masukan tertulis dari para akademisi untuk memastikan RPJPD Sulut 2025-2030 berjalan efektif. Ini momentum menyatukan gagasan, terutama di sektor pendidikan, agar pembangunan Sulut lebih terarah dan inklusif,” ujarnya.

Selain pendidikan, pertemuan ini juga membahas sektor pertambangan. Gubernur mengungkapkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut telah mengusulkan penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) kepada pemerintah pusat. “Kami berharap Peraturan Presiden (Perpres) tentang WPR segera diterbitkan agar proses pengelolaan pertambangan rakyat di Sulut memiliki pedoman jelas. Ini penting untuk menyeimbangkan ekonomi masyarakat dan keberlanjutan lingkungan,” tambahnya.

Para akademisi menyambut positif ajakan kolaborasi ini. Rektor Universitas Negeri Manado menyatakan kesiapan perguruan tinggi untuk menyumbangkan kajian ilmiah dan rekomendasi kebijakan. “Kami akan membentuk tim khusus untuk membantu Pemprov menyusun RPJMD, terutama dalam aspek penguatan SDM dan tata kelola sumber daya alam,” ucap salah satu peserta.

Gubernur menutup pertemuan dengan mengajak seluruh pihak mempercepat pengumpulan masukan sebelum tahap finalisasi RPJMD. Diharapkan, sinergi ini akan memperkuat fondasi pembangunan Sulut yang berkeadilan dan berkelanjutan. (JS)