Gubernur Apresiasi Prestasi Paskibraka Sulut di Kancah Nasional



Manado, AktualNusantara- Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., secara khidmat menyambut kepulangan dua putra putri terbaik provinsi tersebut. Keduanya baru saja menyelesaikan tugas kebangsaan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Nasional Tahun 2025 di Istana Negara. Acara penerimaan ini berlangsung di Gedung Mapalus, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, pada Jumat (22/8/2025).

Kedua duta muda tersebut adalah Binca, yang dipercaya memegang peran strategis sebagai pembawa baki bendera Pusaka, dan Firgi, yang juga bertugas dengan sempurna sebagai anggota pasukan inti. Keberhasilan mereka menembus seleksi ketat tingkat nasional menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Sulawesi Utara.

Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan prestasi gemilang yang telah ditorehkan Binca dan Firgi. Beliau menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata kualitas generasi muda Sulut.

“Kita patut berbangga karena putra-putri Sulawesi Utara mampu membuktikan kualitasnya di kancah nasional. Kehadiran dua utusan dari Sulawesi Utara menjadi bukti bahwa generasi muda Sulut siap tampil membawa nama baik daerah,” ujarnya di hadapan seluruh undangan yang hadir.

Acara yang penuh dengan nuansa kebangsaan dan kecintaan terhadap daerah tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintah provinsi serta keluarga besar Paskibraka Sulawesi Utara. Suasana haru dan bangga terlihat jelas menyelimuti seluruh ruangan.

Momentum tersebut turut diisi dengan penyerahan penghargaan secara simbolis oleh Gubernur kepada kedua pahlawan muda itu. Penghargaan ini sebagai bentuk penghormatan atas jerih payah dan pengabdian mereka yang membawa kejayaan bagi tanah Minahasa dan Bumi Nyiur Melambai.

Binca, dalam testimoni singkatnya, menuturkan bahwa perasaan bangga dan haru menyertai langkahnya saat membawa baki berisi bendera Pusaka di Istana Negara. Ia mengungkapkan bahwa momen tersebut adalah pengalaman yang sangat langka dan tak terlupakan seumur hidup.

“Ini adalah pengalaman sekali seumur hidup, saya bangga bisa membawa nama Sulut di hadapan bangsa,” tuturnya dengan penuh syukur.

Sementara itu, Firgi membagikan cerita tentang nilai-nilai yang diperolehnya selama menjalani pembinaan. Ia mengaku bahwa pengalamannya sebagai Paskibraka Nasional memberikannya pelajaran hidup yang sangat berharga tentang arti kedisiplinan, solidaritas, dan nasionalisme.

“Kami belajar arti kedisiplinan, kerja sama, dan rasa cinta tanah air,” ucapnya dengan penuh semangat.

Penerimaan ini bukan sekadar seremoni belaka, melainkan sebuah bentuk pengakuan atas kerja keras dan simbol bahwa prestasi anak muda Sulut mampu sejajar dengan yang terbaik di Indonesia. Peristiwa ini diharapkan dapat memacu semangat generasi muda lainnya untuk terus berprestasi dan mengibarkan nama Sulawesi Utara di panggung yang lebih luas.