Kunker Komisi X DPR RI di Manado: Tinjau Sekolah Rusak, Pantau Program PIP dan MBG untuk Siswa Sulut



Sulut, AktualNusantara- Anggota Komisi X DPR RI melakukan kunjungan kerja (kunker) di sejumlah sekolah di Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Senin, 6 Oktober 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau program pendidikan dan kondisi fasilitas sekolah.

Rombongan yang terdiri dari 11 anggota DPR RI mengunjungi SMK Negeri 9, SMA Negeri 6, SMP Negeri 7, dan SD Negeri 69 Manado. Mereka didampingi oleh Kepala BPMP Sulut Feibry Dien, Kepala Dinas Provinsi Sulut Femmy Suluh, dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bart Assa.

Saat berada di SMP Negeri 7 Manado, rombongan terkejut melihat 10 ruangan belajar dalam kondisi rusak parah. Beberapa siswa tampak lalu lalang di sekitar area tersebut yang dinilai berbahaya.

Ketua Tim Wakil Ketua Komisi X DPR RI, My Esti Wijayati, menanggapi bahwa ruangan yang sudah rusak total tersebut sebaiknya langsung ditutup dan dibongkar untuk mencegah risiko kecelakaan, terutama saat hujan deras.

Selain mengecek kondisi bangunan, rombongan juga memantau Program Indonesia Pintar (PIP) dan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang berjalan di sekolah tersebut. Program ini dinilai sangat bermanfaat untuk siswa.

Saat mengunjungi kantin di SMP Negeri 7, anggota DPR RI melihat dampak program MBG terhadap pendapatan kantin. Petugas kantin mengaku pendapatan menurun hingga 50-60% karena banyak siswa makan gratis.

My Esti Wijayati menanggapi penurunan pendapatan kantin ini sebagai hal yang umum terjadi saat program MBG diberlakukan, namun mengingatkan pihak kantin untuk memperbaiki variasi dan kualitas makanan agar tetap menarik dan bergizi.

SMP Negeri 7 Manado memiliki total 906 siswa, dengan 263 di antaranya menerima program PIP. Kepala sekolah Helly Sinaulan menjelaskan pencairan PIP dilakukan oleh orang tua murid dengan rekomendasi dari sekolah.

Menurut kepala sekolah, program PIP dan MBG selalu dipantau langsung oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado yang menekankan agar prosedur administrasi tidak menyulitkan orang tua siswa.

Helly Sinaulan juga mengingatkan guru dan staf tata usaha agar selalu mempermudah pengurusan berkas dan mengikuti arahan pemerintah daerah demi kelancaran program pendidikan.

Secara umum, kunjungan ini menjadi momen penting untuk mengevaluasi pelaksanaan program pendidikan dan kondisi fisik sekolah demi menunjang kualitas belajar siswa di Manado. (**)