PDAM Chess Open 2025: Ajang Adu Strategi Pecatur Terbaik di Sulut
Manado, AktualNusantara – Aula PDAM Wanua Wenang Manado berubah menjadi arena pertarungan strategi dan konsentrasi dalam ajang PDAM Chess Open 2025. Turnamen catur terbuka bergengsi ini memperebutkan Piala Wakil Ketua PB Percasi, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, sekaligus menjadi ajang persiapan menuju Kejurnas Catur 2025.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Barang dan Jasa Provinsi Sulut, Drs. Weldie Ruddy Poli, M.Si, mewakili Gubernur Sulawesi Utara, bersama Ketua Percasi Sulut, Apriano Ade Saerang, ST., M.Si. Turut hadir Dirut PDAM Wanua Wenang Manado, Meiky Taliwuna, SE, yang juga Ketua Dewan Pembina Percasi Sulut, sebagai penggagas utama kegiatan.
Meiky Taliwuna menegaskan komitmen PDAM dalam mendukung perkembangan olahraga di Sulut. "Selama ini kami aktif mendukung berbagai cabang olahraga, dan kini giliran catur yang kami dorong melalui event ini," ujarnya. Ia juga mengapresiasi Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus atas dedikasinya memajukan catur nasional. "PDAM Chess Open akan menjadi agenda tahunan ke depan," tegas Meiky.
Turnamen ini diikuti 240 peserta dari berbagai daerah, termasuk Banten, Gorontalo, dan Kalimantan Utara, yang terbagi dalam tiga kategori: Umum, U-16, dan Putri. Ketua Panitia, Aswin Kasim, SH, menyebut antusiasme peserta sangat tinggi, menjadikan kompetisi ini semakin ketat dan kompetitif.
Ketua Percasi Sulut, Apriano Ade Saerang, menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan bagian dari persiapan menghadapi Kejurnas Catur 2025. "Ini untuk kebanggaan Sulawesi Utara. Jangan sampai piala ini dibawa keluar daerah," tegasnya.
PDAM Chess Open 2025 menjadi bukti nyata sinergi antara dunia usaha dan olahraga dalam membina talenta daerah. Dengan suksesnya penyelenggaraan tahun ini, harapan besar digantungkan untuk pelaksanaan yang lebih meriah di masa depan. Catur bukan sekadar permainan, melainkan pertarungan kecerdasan dan ketangguhan mental—dan Sulut siap bersinar di panggung nasional.(**)


Komentar via Facebook