Rakor Pemprov Sulut Bahas Sinergi dan Rancangan Alokasi Dana Transfer Daerah 2026
Sulut, AktualNusantara- Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama seluruh bupati, wali kota, dan pimpinan DPRD se-Sulut di Ruang Mapalus, Kantor Gubernur, Senin, 29 September 2025. Rapat ini dipimpin oleh Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Viktor Mailangkay.
Pj Sekretaris Daerah Provinsi Sulut, Tahlis Gallang, dalam laporannya menjelaskan bahwa Rakor ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut surat Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan nomor S-62/PK/2025. Surat tersebut menyampaikan rancangan alokasi transfer ke daerah untuk tahun anggaran 2026.
Tahlis menyampaikan ada empat poin penting yang dibahas dalam Rakor. Pertama adalah penyelarasan kebijakan antara pemerintah kabupaten/kota, provinsi, dan pusat agar perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan pembangunan daerah dapat berjalan sinergi mendukung sasaran nasional.
Poin kedua menyoroti kebijakan alokasi penggunaan dana transfer ke daerah serta APBD kabupaten/kota melalui dana desa untuk tahun 2026 supaya tepat sasaran dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Selanjutnya, poin ketiga mengingatkan agar setiap daerah mempercepat dan mengoptimalkan realisasi belanja daerah tahun 2025. Hal ini dilakukan sembari tetap menjaga kualitas, akuntabilitas, dan dampak nyata dari pengeluaran tersebut di masyarakat.
Poin terakhir yang disampaikan Tahlis adalah agar penyusunan APBD 2026 responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Selain itu, harus memperhatikan pemenuhan urusan wajib, mandatory spending, dan standar pelayanan minimal agar pembangunan berjalan baik.
Rakor ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antar pemerintah daerah di Sulut. Hal ini diharapkan bisa mendorong program pembangunan yang lebih terarah, sesuai kapasitas dan kebutuhan daerah masing-masing.
Selain membahas alokasi transfer ke daerah, rapat ini juga menjadi forum untuk bertukar gagasan dan menyelaraskan langkah dalam mencapai target-target pembangunan nasional dan daerah.
Dengan pertemuan lintas sektor tersebut, Sulawesi Utara berharap dapat mempersiapkan dokumen perencanaan anggaran dengan matang, sehingga tahun anggaran 2026 dapat berjalan efektif dan efisien untuk kemajuan daerah serta kesejahteraan rakyat. (**)


Komentar via Facebook