Rusia Masukkan Presiden Ukraina Zelenskyy ke DPO



Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy

Rusia - Kementerian Dalam Negeri Rusia menyatakan telah memasukkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy ke dalam daftar pencarian orang (DPO).

Mantan Presiden Ukraina Petro Poroshenko, yang menjabat selama lima tahun sejak 2014 dan komandan angkatan darat Ukraina, Oleksandr Pavliuk, juga masuk dalam daftar tersebut.

Para pejabat Rusia pada Sabtu (04/05/2024) menyebutkan orang-orang itu melanggar hukum pidana Rusia, tetapi tidak memberikan perinciannya.

Kementerian Luar Negeri Ukraina menanggapinya pada hari yang sama dengan merujuk pada surat perintah penangkapan yang dikeluarkan Pengadilan Pidana Internasional untuk Presiden Rusia Vladimir Putin atas dugaan kejahatan perang.

Pernyataan itu mengatakan, "Laporan mengenai Zelenskyy yang dimasukkan ke dalam DPO menunjukkan keputusasaan mesin dan propaganda negara Rusia, yang tidak tahu harus berbuat apa lagi untuk menarik perhatian."

Sebuah lembaga kajian Amerika Serikat (AS), Institut Studi Perang, menyebutkan pada Sabtu bahwa keputusan Kremlin tampaknya merupakan bagian dari operasi informasi dan upaya yang lebih luas untuk mendiskreditkan pemerintah Ukraina saat ini dan sebelumnya yang pro-Barat serta untuk mengisolasi Ukraina secara diplomatik.

Masa jabatan kelima Putin sebagai presiden Rusia akan dimulai pada Selasa (07/05/2024). Negara itu akan memperingati berakhirnya Perang Dunia Kedua pada Hari Kemenangan, Kamis (09/05/2024). Para pengamat memandang langkah Moskwa itu sebagai upaya baru untuk membenarkan invasi ke Ukraina sebelum dimulainya masa jabatan Putin berikutnya dan peringatan HUT Rusia.

Pada Minggu (05/05/2024), militer Ukraina mengumumkan bahwa terjadi 95 pertempuran dengan pasukan Rusia dalam 24 jam terakhir. Rusia telah meningkatkan serangannya di wilayah Donetsk di Ukraina timur dan wilayah lainnya.

Sumber: NHK