Ziarah Wakil Gubernur Kandouw dan Bupati Kumendong untuk Mengenang Tokoh Sulut di HUT ke-60
MINAHASA, AktualNusantara – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Provinsi Sulawesi Utara, Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven O.E. Kandouw, SE, bersama Bupati Minahasa Dr. Jemmy Stani Kumendong, M.Si., dan Sekretaris Daerah Minahasa Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si., melakukan ziarah ke makam sejumlah tokoh bersejarah Sulawesi Utara, Kamis (19/09/2024).
Ziarah dimulai dengan penghormatan dan prosesi tabur bunga di makam mantan Gubernur Sulawesi Utara periode 2005-2015, Dr. Drs. S.H. Sarundajang, yang terletak di kediaman keluarga besar Sarundajang di Kawangkoan, Minahasa. Kegiatan ini merupakan ungkapan penghargaan atas jasa besar para pemimpin yang telah mengabdikan diri untuk kemajuan Sulawesi Utara.
Wakil Gubernur Kandouw dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-60 Sulut bukan sekadar acara seremonial, tetapi menjadi momen penting untuk menghargai perjuangan para tokoh yang telah membangun fondasi kemajuan Sulawesi Utara.
"Kita mengadakan ziarah ini setiap tahun sebagai ungkapan syukur atas perkembangan Sulawesi Utara. Ini juga menjadi pengingat bahwa daerah ini berkembang berkat kontribusi besar dari para pemimpin terdahulu," kata Kandouw.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga para pemimpin yang telah berkontribusi dalam memajukan Sulawesi Utara.
"Atas nama Pemerintah Provinsi Sulut, kami menyampaikan terima kasih kepada keluarga para tokoh yang telah mengabdikan diri bagi kemajuan daerah ini," lanjutnya.
Bupati Minahasa, Dr. Jemmy Kumendong, menambahkan bahwa banyak tokoh besar Sulawesi Utara berasal dari Minahasa, yang menjadi kebanggaan tersendiri. Hal ini, menurutnya, seharusnya menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk melanjutkan perjuangan mereka.
Setelah ziarah ke makam Sarundajang, rombongan melanjutkan kunjungan ke makam tokoh-tokoh penting lainnya, seperti mantan Gubernur Sulawesi Utara Sam Ratulangi, mantan Gubernur A.J. Sondakh, dan mantan Wakil Gubernur F.H. Sualang.
Acara ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, keluarga besar Sarundajang, serta pejabat Pemerintah Kabupaten Minahasa, sebagai bentuk penghormatan bersama terhadap para tokoh yang telah memberikan sumbangsih besar bagi daerah ini.


Komentar via Facebook