Reza Sofian SH Gelar Lokakarya Pengelolaan Perikanan Pelagis Kecil di Sulut, Dorong Laut Berkelanjutan
Sulut, AktualNusantara — Staff Khusus Gubernur Sulut bidang Kelautan dan Perikanan, Reza Sofian SH, menggelar Lokakarya Monitoring dan Evaluasi Rencana Aksi Pengelolaan Perikanan Pelagis Kecil di Perairan Laut Sulawesi Utara (WPPNRI 716), Jumat (17/10/2025).
Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, KfW Jerman, dan Pemerintah Provinsi Sulut. Acara mengumpulkan narasumber ahli dari berbagai lembaga, termasuk akademisi, praktisi, dan perwakilan pemerintah daerah.
Para narasumber memaparkan evaluasi pelaksanaan rencana pengelolaan perikanan pelagis kecil yang mencakup aspek ekologi, ekonomi, dan sosial masyarakat pesisir. Fokusnya adalah menjaga kesinambungan sumber daya laut.
Mereka menekankan pentingnya sinergi lintas sektor antara pemerintah, nelayan, akademisi, dan pelaku usaha perikanan agar pengelolaan tuna, cakalang, dan tongkol dapat berbasis data ilmiah dan pemantauan lapangan secara berkelanjutan.
Reza Sofian menekankan bahwa pengelolaan sumber daya laut bukan cuma soal produksi, tapi juga keberlanjutan agar laut tetap sehat, nelayan sejahtera, dan industri tumbuh dengan tanggung jawab.
Lokakarya ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman, memperkuat koordinasi antar-instansi, dan menyusun strategi supaya pengelolaan perikanan Sulut makin efektif dan tanggap tantangan global.
Acara dihadiri perwakilan KKP, Dinas Kelautan dan Perikanan Sulut, akademisi dari universitas, lembaga donor internasional, dan pelaku usaha perikanan. Diskusi berlangsung aktif dan produktif.
Dengan lokakarya ini, diharapkan Rencana Aksi Pengelolaan Perikanan Pelagis Kecil di Sulut bisa jadi model nasional pengelolaan perikanan berkelanjutan terutama di kawasan timur Indonesia. (**)


Komentar via Facebook