Doa Bersama Lintas Agama di Sulut, Wakil Gubernur Victor Mailangkay Tegaskan Semangat Persatuan
Sulut, AktualNusantara, Sulawesi Utara jadi saksi doa bersama lintas agama bertema "Cintai Bangsamu, Kasihi Sesamamu," dalam semangat merajut persatuan dan cinta tanah air. Wakil Gubernur Sulut, Dr. J. Victor Mailangkay, turut hadir dan membacakan sambutan Gubernur, mengajak semua untuk menjaga semangat toleransi dalam keberagaman.
Di halaman kantor DPD RI Sulut, ribuan umat dari berbagai agama berkumpul khidmat, menyuarakan doa demi kedamaian dan keselamatan bangsa. Victor Mailangkay menekankan pentingnya falsafah lokal “Torang Samua Basudara” sebagai perekat harmonisasi sosial di tengah masyarakat yang plural.
Menurutnya, perbedaan suku, agama, dan ras harus menjadi kekuatan, bukan pemecah belah bangsa. “Mari kita satukan hati dan doa untuk Indonesia yang lebih bersinar dan damai,” ajak Victor dengan penuh harap.
Acara ini dihadiri berbagai tokoh lintas agama, pemerintah, dan aparat keamanan, menunjukkan sinergi kuat antar elemen masyarakat dalam menjaga keutuhan NKRI. Doa bersama ini menjadi simbol nyata bagaimana keberagaman dirayakan dengan rasa cinta.
Wakil Gubernur juga menyampaikan bahwa Sulut harus terus menjadi contoh toleransi dan kerukunan antar umat beragama, sebagai modal penting membangun kehidupan sosial dan politik yang stabil dan harmonis.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk selalu menebarkan kasih dan menghargai perbedaan, guna melahirkan Indonesia yang solid dan penuh kasih sayang.
“Semangat persatuan ini bukan hanya retorika, tapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Bersama pimpinan agama lain, Victor menghadiri rangkaian doa yang diiringi lagu-lagu nasional, seperti “Jayalah Indonesiaku,” menanamkan rasa cinta tanah air sejak dari hati.
Doa bersama diasuh oleh tokoh agama lintas kepercayaan, menandai keterbukaan dan sikap saling menghormati yang menjadi ciri khas Sulawesi Utara.
Pimpinan Laskar Merah Putih Sulut dan jajaran hadir serta mendukung penuh kegiatan ini, menegaskan komitmen menjaga persatuan daerah dan bangsa.
Victor Mailangkay menutup sambutannya dengan harapan bahwa kekuatan spiritual ini akan mendorong kita semua untuk terus memperkokoh semangat kebangsaan tanpa melupakan akar budaya dan nilai lokal.
Acara ini menjadi refleksi bahwa doa dan kerja sama lintas agama dapat menjadi fondasi kuat menghadapi tantangan bersama di masa depan.
Dari Sulawesi Utara, suara doa ini menyebar menjadi patriotisme baru, menginspirasi Indonesia bersatu dalam keberagaman. (**)


Komentar via Facebook