Polda Sulut Perkuat Mental Personel dengan Siraman Rohani
Manado, AktualNusantara - Sebagai upaya membentuk karakter dan meningkatkan spiritualitas, seluruh personel Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut), baik anggota Polri maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS) Polri, secara rutin mengikuti kegiatan pembinaan mental rohani. Kegiatan ini merupakan agenda tetap yang dilaksanakan setiap pekan, menandakan komitmen institusi dalam membangun sumber daya manusia yang tidak hanya profesional tetapi juga berintegritas dan berakhlak mulia.
Pembinaan dilaksanakan secara terpisah berdasarkan keyakinan masing-masing personel guna memfasilitasi pendalaman agama secara lebih khusyuk. Personel muslim melaksanakan kegiatan di Masjid Nurul Jihad yang terletak di lingkungan Polda Sulut, sementara personel Nasrani berkumpul di Aula Catur Prasetya. Untuk personel yang beragama Hindu, kegiatan dilaksanakan di Pura SPN. Pola pelaksanaan serupa juga diikuti oleh jajaran Polres di bawah Polda Sulut.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, menegaskan bahwa kegiatan pembinaan mental rohani ini memiliki tujuan strategis. "Ini bukan sekadar ritual, melainkan sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan personel," ujarnya pada Kamis (17/7/2025). Menurutnya, fondasi spiritual yang kuat sangat penting dalam membentuk karakter personel yang lebih baik dan humanis.
Lebih lanjut, Alamsyah menjelaskan bahwa nilai-nilai keimanan dan ketakwaan yang ditanamkan melalui kegiatan ini diharapkan langsung terimplementasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Personel yang memiliki kedalaman spiritual diyakini akan lebih mampu mengedepankan sikap empati, kejujuran, dan pelayanan yang tulus kepada masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi wahana untuk mendukung tugas pengabdian mereka dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga.
Selain mendengarkan tausiyah atau ceramah rohani dari pemuka agama yang dihadirkan, kegiatan pembinaan juga diisi dengan doa bersama. Para personel secara kolektif memohon kelancaran dan keselamatan dalam menjalankan setiap tugas pengamanan dan pelayanan masyarakat. Harapannya, sinergi antara kekuatan spiritual dan kinerja operasional ini dapat berkontribusi nyata dalam mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman dan damai di wilayah Sulawesi Utara.(**)


Komentar via Facebook