Komisi V DPR RI Tinjau Progres Pembangunan MORR 3 di Sulawesi Utara, Tekankan Prioritas Anggaran dan Sinergi
Sulut, AktualNusantara - Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Utara untuk meninjau langsung progres pembangunan Manado Outer Ring Road (MORR)III di Kalasey. Kunjungan ini dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, dan Wakil Gubernur Dr. Victor Mailangkay, SH., MH., serta anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sulawesi Utara.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk komitmen dan dukungan untuk mempercepat penyelesaian proyek strategis tersebut. “Kami memberi dukungan penuh agar program MORR III, yang telah berjalan beberapa tahun, segera tuntas. Sinergi antara pemerintah pusat dan provinsi harus terus diperkuat untuk mengatasi kendala teknis dan non-teknis, terutama pembebasan lahan,” ujarnya.
Andi Iwan juga menegaskan prioritas alokasi anggaran bagi Sulawesi Utara meski dalam situasi efisiensi nasional. “Kehadiran Gubernur YSK dan anggota DPR RI Yasti menunjukkan keseriusan kami memastikan Sulut tetap menjadi prioritas,” tambahnya.
PPK Wahyu Prasetio Nugraha dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulut memaparkan detail progres pembangunan. Saat ini, fokus berada pada tahap IV dengan panjang 2,60 kilometer yang terbagi dalam dua bagian:
- 0,5 kilometer pada 2025 dengan anggaran Rp24,2 miliar.
- 2,1 kilometer pada 2026 senilai Rp70,5 miliar.
“Rencana fisik tahap IV diharapkan dimulai Mei atau Juni 2025, tergantung progres pembebasan lahan,” jelas Wahyu. Sementara itu, tahap V masih dalam proses pengajuan dengan anggaran terbesar mencapai Rp394,8 miliar untuk pembangunan interchange atau flyover di kawasan Winangun.
Pembangunan MORR III dinilai krusial untuk meningkatkan konektivitas dan mengurangi kemacetan di Manado. Dengan adanya interchange di tahap V, proyek ini diharapkan menjadi tulang punggung transportasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi regional.
Komitmen Komisi V DPR RI dan pemerintah daerah dalam mempercepat penyelesaian proyek ini menjadi sinyal positif bagi masyarakat Sulut menanti terwujudnya infrastruktur berkelas nasional tersebut.(JS)


Komentar via Facebook