Gubernur Sulut Sambut Antusias 138 Wisatawan China di Bandara Sam Ratulangi.



Sulut, AktualNusantara - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE dan Wakil Gubernur Dr. Victor Mailangkay SH MH (YSK-VM) menyambut langsung kedatangan 138 wisatawan asal Nanjing, China, di Bandara Sam Ratulangi, Senin (31/3/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari penerbangan perdana maskapai Trans Nusa rute Nanjing-Manado, yang menandai peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara.

Gubernur Yulius menyatakan kegembiraan pemerintah dan masyarakat atas kehadiran para turis. “Kami berharap selama lima hari ke depan, Bapak/Ibu dapat menikmati keindahan alam Sulut dengan langit biru, laut jernih, dan hijaunya daratan,” ujarnya. Ia menambahkan, para wisatawan akan diajak menjelajahi beragam destinasi, mulai dari pegunungan, perkebunan, air panas, hingga wisata bahari.

Pesawat Trans Nusa yang membawa rombongan turis tersebut tiba pukul 15.30 WITA. Kedatangan ini menjadi momentum penting bagi Sulut, mengingat Trans Nusa berencana membuka rute reguler untuk wisatawan asing. “Ke depan, maskapai ini akan membawa lebih banyak wisatawan ke Sulut. Mari kita siapkan diri menyambut mereka,” tegas Yulius.

Gubernur juga menyebut kesamaan fisik antara masyarakat Sulut dan China, seperti warna kulit dan tinggi badan, sebagai faktor pendukung kenyamanan wisatawan. “Kami yakin Bapak/Ibu akan betah. Jadwal 5 hari mungkin terlalu singkat, jadi silakan diperpanjang atau datang kembali,” candanya.

Tak hanya alam, kuliner khas Sulut turut menjadi daya tarik. Yulius memastikan ketersediaan hidangan laut segar dan buah-buahan, termasuk durian, yang sesuai dengan selera wisatawan China. “Semua dijamin higienis dan segar. Saat pulang nanti, bawa cerita indah tentang Sulut,” imbaunya.

Yulius menegaskan komitmen pemprov untuk terus meningkatkan kualitas pariwisata. “Kami akan terus berbenah agar Sulut semakin memesona. Selamat menikmati birunya laut, langit, dan hijaunya daratan kami,” pungkasnya.

Kedatangan rombongan ini diharapkan menjadi awal dari gelombang kunjungan wisatawan asing ke Sulut, sekaligus mendongkrak perekonomian lokal. Dukungan infrastruktur dan kolaborasi dengan maskapai diharapkan memperkuat posisi Sulut sebagai destinasi unggulan di Kawasan Timur Indonesia. (JS)