Pendidikan Sulut Bergerak: Sangihe Ikut Perkuat Standar Pelayanan Minimal di Sektor Pendidikan
Manado, AktualNusantara– Upaya peningkatan mutu pendidikan di Sulawesi Utara (Sulut) semakin menguat dengan digelarnya Rapat Konsolidasi Pendidikan yang berlangsung selama dua hari, 4–5 Juli 2025, di Luwansa Hotel Manado. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai kepala dinas pendidikan se-Sulut, termasuk Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Sangihe, Julien Manangkalangi, S.Pd.
Rapat yang digagas oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulut ini fokus pada pendampingan penganggaran pemerintah daerah untuk memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) di bidang pendidikan. Dengan begitu, diharapkan seluruh kabupaten/kota di Sulut dapat menyediakan layanan pendidikan yang merata dan berkualitas bagi masyarakat.
Julien Manangkalangi menyatakan bahwa kehadirannya dalam forum ini penting untuk menyelaraskan kebijakan dan program pendidikan di Sangihe dengan arahan provinsi. "Ini momentum untuk memperkuat kolaborasi antarwilayah demi peningkatan kualitas pendidikan, terutama dalam hal pemenuhan SPM," ujarnya.
Selain membahas penganggaran, rapat ini juga menjadi ajang berbagi praktik terbaik antar daerah. Peserta diskusi menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran pendidikan agar tepat sasaran dan berdampak nyata bagi sekolah serta peserta didik.
Kepala BPMP Sulut Febry HJ Dien.ST.M Jnf.Tech (man) dalam sambutannya menyebutkan bahwa tantangan utama saat ini adalah kesenjangan kualitas pendidikan antara daerah perkotaan dan pedesaan. "Konsolidasi seperti ini menjadi langkah strategis untuk memastikan tidak ada daerah yang tertinggal dalam memenuhi hak dasar masyarakat atas pendidikan," jelasnya.
Rapat ini juga dihadiri oleh perwakilan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sebagai narasumber. Mereka memberikan masukan terkait regulasi terbaru serta contoh sukses implementasi SPM dari daerah lain di Indonesia.
Ke depan, hasil dari konsolidasi ini akan menjadi acuan bagi seluruh dinas pendidikan di Sulut untuk menyusun program yang lebih terarah dan terukur. Harapannya, langkah ini bisa mendorong percepatan peningkatan indeks pendidikan daerah.
Dengan ditandatanganinya komitmen bersama di akhir acara, seluruh peserta sepakat untuk terus bersinergi mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkualitas di Sulawesi Utara. Kabupaten Kepulauan Sangihe pun siap mengambil peran aktif dalam mewujudkan visi tersebut.(**)


Komentar via Facebook