Bupati Minahasa Dorong Guru Lebih Proaktif Dampingi Siswa Hadapi Sekolah Unggulan
Minahasa, AktualNusantara – Robby Dondokambey menegaskan komitmennya terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Minahasa. Ia meminta para guru dan tenaga pendidik untuk lebih proaktif mendampingi siswa agar mampu bersaing masuk ke sekolah-sekolah unggulan maupun lembaga pendidikan kedinasan.
Pesan tersebut disampaikan Bupati saat membuka Rapat Kerja Teknis Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD dan SMP Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa, Selasa (10/3/2026).
Dalam arahannya, Bupati Robby Dondokambey menekankan pentingnya menjaga objektivitas dalam mengukur kemampuan akademik siswa. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan TKA secara daring tahun ini menjadi langkah strategis untuk memastikan proses penilaian berlangsung lebih transparan dan bebas dari intervensi pihak luar.
“Kejujuran dalam menjawab soal adalah bagian krusial dari pembentukan karakter generasi muda yang berkualitas,” ujarnya.
Meski demikian, Bupati juga menyoroti masih rendahnya tingkat kelulusan siswa asal Minahasa yang berhasil menembus sekolah-sekolah kedinasan atau sekolah taruna. Karena itu, ia mendorong para guru untuk lebih aktif membina dan mempersiapkan siswa sejak dini, salah satunya melalui program bimbingan belajar di sekolah.
“Mari kita bangun bersama supaya anak-anak kita berguna bagi bangsa dan negara. Gunakan pendekatan yang membangun untuk membentuk murid berkualitas, tanpa perlu kekerasan atau amarah,” tambahnya.
Selain itu, Bupati juga mengingatkan jajaran Dinas Pendidikan agar terus mempermudah proses administrasi bagi para guru. Menurutnya, hal tersebut penting agar para tenaga pendidik dapat lebih fokus menjalankan tugas utama mereka dalam membina dan mencetak generasi yang cerdas serta berkarakter.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa, Arthur Palilingan, turut memberikan motivasi kepada para guru agar terus mengedepankan semangat pengabdian serta inovasi dalam dunia pendidikan.
“Jangan berharap lebih kalau tidak berbuat lebih. Saya percaya pada kapasitas Bapak dan Ibu guru, maka Saudara juga harus percaya dengan kemampuan diri sendiri,” ujar Arthur. (Reyntje)


Komentar via Facebook