Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Implementasi SPM Pendidikan di Sulawesi Utara



Manado, AktualNusantara- Luwansa Hotel Manado menjadi pusat diskusi strategis dalam Konsolidasi Pendidikan Daerah Sulawesi Utara yang digelar oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan berlangsung selama dua hari, mulai Jumat hingga Sabtu, 4-5 Juli 2025, dengan fokus pada pendampingan penganggaran pemerintah daerah untuk penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan.

Acara dibuka secara daring oleh DR Eko Susantu SE MSi, Sekretaris Direktur Jenderal PAUD Dikdasmen, menandai pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyelaraskan kebijakan pendidikan. Konsolidasi ini bertujuan memastikan perencanaan anggaran daerah sejalan dengan target nasional, khususnya dalam pemenuhan SPM Pendidikan.

Peserta yang hadir berasal dari berbagai instansi kunci, termasuk Bappeda Provinsi Sulut, Bapelitbang, serta perwakilan Dinas Pendidikan dari 15 kabupaten/kota se-Sulawesi Utara. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan dasar di daerah.

Kepala BPMP Sulut, Febry H J Dien ST M.Inf.Tech (Man), menekankan bahwa penerapan SPM adalah bentuk nyata jaminan pemerintah atas hak dasar anak untuk memperoleh pendidikan berkualitas. "Sinergi pusat dan daerah sangat krusial agar perencanaan dan penganggaran benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan," ujarnya.

Febry menambahkan, forum ini menjadi wadah penting untuk memastikan bahwa perencanaan pendidikan berbasis data dan kebutuhan aktual. "SPM tidak boleh sekadar menjadi target administratif, melainkan harus berdampak nyata pada peningkatan kualitas pendidikan," tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut, Dr Femmy J Suluh MSi, menyatakan bahwa SPM adalah tanggung jawab moral pemerintah daerah dalam menyediakan akses pendidikan yang adil. "SPM bukan hanya angka, tapi bukti keberpihakan kita pada anak-anak di seluruh daerah. Kolaborasi lintas sektor mutlak diperlukan," katanya.

Prof Grevo Gerung, Staf Khusus Gubernur Bidang Pendidikan, mengingatkan pentingnya pendekatan kontekstual dalam kebijakan pendidikan. "Setiap daerah punya tantangan unik, sehingga kebijakan harus disesuaikan agar hasilnya optimal," jelasnya.

Kepala Bappeda Provinsi Sulut, Elvira Katuuk ST ME, menyatakan kesiapan untuk mengintegrasikan program SPM ke dalam dokumen perencanaan daerah seperti RPJMD dan RKPD. "Ini momentum penting untuk menyelaraskan kebijakan nasional dan daerah di sektor pendidikan," ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, BPMP Sulut berharap seluruh pemangku kepentingan dapat menyusun perencanaan dan penganggaran pendidikan yang lebih tepat sasaran. Harapannya, langkah ini mampu mendorong peningkatan layanan pendidikan dasar sesuai standar SPM.

Sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah dinilai sebagai kunci utama transformasi pendidikan di Sulawesi Utara. Dengan kolaborasi ini, diharapkan tercipta sistem pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkeadilan bagi seluruh anak di provinsi tersebut.(**)