Gubernur Sulut Dukung Pembahasan Regulasi Pertambangan Emas bersama Komisi XII DPR-RI
Manado, AktualNusantara – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Mayjen TNI (Purn) Yulius Komaling, menghadiri kunjungan kerja spesifik Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) di Manado, Senin (24/3/2025).
Pertemuan yang berlangsung di Four Points By Sheraton Manado ini membahas isu strategis seputar pertambangan emas di Sulawesi Utara.
Agenda ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Kementerian Lingkungan Hidup RI, serta Aliansi Masyarakat Lingkar Tambang Ratatotok.
Diskusi difokuskan pada perumusan regulasi pertambangan yang berpihak kepada masyarakat serta berorientasi pada kelestarian lingkungan, sekaligus mengevaluasi kondisi pertambangan emas di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Komaling menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan kontribusi Komisi XII DPR-RI dalam memberikan berbagai masukan kepada pemerintah daerah.
"Saya berterima kasih kepada teman-teman Komisi XII DPR-RI yang telah memberikan banyak masukan berharga kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Begitu pula dengan perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan ESDM Pusat yang telah memberikan gambaran lugas tentang kondisi pertambangan di Sulawesi Utara," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi langkah penting dalam merumuskan kebijakan pertambangan yang lebih berpihak kepada rakyat tanpa mengesampingkan aspek keberlanjutan lingkungan.
"Saya melihat pertemuan hari ini sangat produktif dan mengarah pada terciptanya regulasi pertambangan yang pro-rakyat. Pertambangan harus tetap memperhatikan aturan-aturan lingkungan hidup agar keberlanjutan ekosistem tetap terjaga," tegasnya.
Gubernur juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mengelola sumber daya alam, khususnya pertambangan emas.
"Kita harus bekerja sama untuk memastikan bahwa aktivitas pertambangan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar," tambahnya.
Melalui pertemuan ini, diharapkan tata kelola pertambangan di Sulawesi Utara dapat semakin baik dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan dan keadilan sosial.
Gubernur Yulius Komaling pun menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung regulasi yang berpihak pada masyarakat dan lingkungan demi kemajuan serta kesejahteraan Sulawesi Utara. (JS)


Komentar via Facebook