Kabupaten Talaud Raih Peringkat Kedua Penurunan Stunting Terbaik se-Sulut
Talaud, AktualNusantara – Prestasi gemilang ditorehkan Kabupaten Kepulauan Talaud dalam upaya penanganan stunting. Daerah kepulauan ini berhasil menduduki peringkat kedua sebagai kabupaten/kota terbaik di Sulawesi Utara dalam capaian penurunan prevalensi stunting tahun 2025. Penghargaan langsung diserahkan Wakil Gubernur Sulut J. Victor Mailangkay kepada Bupati Talaud Welly Titah dalam Rapat Kerja (Rumbuk) Stunting Provinsi, Rabu (16/7/2025).
Bupati Welly Titah menerima piagam penghargaan dari Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, atas capaian prevalensi stunting sebesar 11,6 persen. Pencapaian ini merupakan hasil dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024, yang menunjukkan keberhasilan langkah-langkah strategis yang diimplementasikan di wilayah kepulauan tersebut. Posisi Talaud hanya terpaut tipis dari pemuncak, Kota Tomohon.
Keberhasilan Talaud menempati posisi runner-up ini menegaskan komitmen kuat jajaran pemerintah daerah dalam memerangi masalah gizi kronis pada anak. Capaian 11,6% ini termasuk yang terendah se-provinsi, mencerminkan efektivitas intervensi dan kolaborasi yang dilakukan di tengah tantangan geografis sebagai daerah kepulauan.
Dalam struktur peringkat, Kabupaten Talaud berada di posisi terhormat setelah Kota Tomohon (10,8%) dan unggul di atas Kota Manado yang berada di peringkat ketiga (18,8%). Pencapaian ini menempatkan Talaud sebagai kabupaten dengan prevalensi stunting terendah kedua di seluruh Sulawesi Utara.
Prestasi ini tidak terlepas dari fokus dan kerja keras seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Talaud di bawah kepemimpinan Bupati Welly Titah. Upaya sistematis dan berkelanjutan dalam program pencegahan dan penanganan stunting di tingkat masyarakat menjadi kunci keberhasilan yang diakui secara provinsi ini.
Wakil Gubernur Sulut J. Victor Mailangkay, dalam kesempatan tersebut, juga memaparkan target penurunan stunting provinsi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. Target ambisius ini menuntut semua daerah, termasuk Talaud yang sudah berprestasi, untuk terus meningkatkan kinerja dan inovasinya dalam penanganan stunting.
Penghargaan ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi Kabupaten Talaud untuk terus menekan angka stunting lebih rendah lagi. Konsistensi dalam pelaksanaan program dan pendekatan berbasis pencegahan (mitigasi) menjadi krusial untuk mencapai target stunting nol di masa depan.
Keberhasilan meraih peringkat kedua ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras dan sinergi di Kabupaten Kepulauan Talaud membuahkan hasil signifikan. Capaian ini menjadi inspirasi dan tantangan bagi daerah lain sekaligus fondasi kuat bagi Talaud untuk terus memimpin dalam upaya mewujudkan generasi bebas stunting di Sulawesi Utara.(**)


Komentar via Facebook