Manado Raih Prestasi Anti Stunting, Rembuk Provinsi Gasak Rencana Aksi 2025
Manado, AktualNusantara- – Prestasi membanggakan diraih Kota Manado dalam upaya penurunan stunting, berbarengan dengan digelarnya Rembuk Stunting Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2025. Kota Manado dinobatkan sebagai Daerah Terbaik ke-3 se-Sulut untuk tahun 2025, berkat keberhasilan menekan angka prevalensi stunting hingga 18,8%. Kabar gembira ini menjadi pembuka semangat dalam pertemuan strategis yang berlangsung di Hotel Aryaduta Manado, Rabu (16/7), dan dihadiri langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado, Ny. Irene Angouw-Pinontoan.
Rembuk Stunting yang digelar hari itu bukan sekadar seremonial, melainkan ajang koordinasi intensif untuk mengakselerasi penurunan stunting di tahun 2025. Kegiatan dibuka dengan penyampaian laporan pelaksanaan teknis, memberikan gambaran menyeluruh tentang capaian dan tantangan yang dihadapi di tingkat provinsi. Suasana langsung terasa serius dan fokus sejak awal, mengingat kompleksitas permasalahan stunting yang memerlukan penanganan terpadu.
Puncak sesi pembuka diisi dengan sambutan sekaligus pemaparan materi kunci oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Bapak Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.H. Dalam paparannya, Wagub menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan komitmen kuat semua pemangku kepentingan untuk mencapai target penurunan stunting yang lebih ambisius di tahun mendatang. Arah kebijakan dan strategi provinsi pun diperjelas guna memandu kabupaten/kota.
Materi teknis kemudian disampaikan, menghadirkan praktik terbaik dan rencana kerja konkret. Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Tomohon dan Kabupaten Kepulauan Talaud secara bergantian memaparkan rencana kerja percepatan penurunan stunting tahun 2025 di wilayah masing-masing. Paparan ini memberikan gambaran operasional dan pembelajaran berharga bagi daerah lain.
Perspektif nasional turut mewarnai rembuk penting ini. Dirjen Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kementerian Dalam Negeri serta perwakilan dari Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kementerian Kesehatan RI menyampaikan materi secara daring. Kehadiran virtual mereka menyampaikan kebijakan terbaru, panduan teknis, dan dukungan pusat dalam upaya penurunan stunting di Sulawesi Utara, memperkaya wawasan peserta.
Momen membanggakan terjadi ketika Kota Manado menerima penghargaan sebagai Daerah Terbaik ke-3 se-Sulawesi Utara Tahun 2024. Prestasi ini didasarkan pada capaian signifikan menurunkan angka prevalensi stunting menjadi 18,8%. Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa upaya terpadu yang dilakukan selama ini membuahkan hasil, sekaligus motivasi untuk terus berinovasi dan bekerja lebih keras lagi.
Sebagai puncak dan komitmen bersama, kegiatan ditutup dengan penandatanganan kesepakatan bersama oleh para pihak terkait. Kesepakatan ini merupakan ikrar kolaborasi untuk pelaksanaan percepatan penurunan stunting tahun 2025 di seluruh Sulawesi Utara. Kehadiran dan keterlibatan aktif Ny. Irene Angouw-Pinontoan beserta PKK Manado menegaskan peran vital organisasi perempuan dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat di tingkat akar rumput demi mewujudkan generasi bebas stunting.(Alex Dewanda)


Komentar via Facebook