Penjabat Bupati Minahasa Hadiri Wisuda STT Filadelfia di Hotel Arya Duta, Manado: Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Spiritual
MANADO, AktualNusantara – Sekolah Tinggi Teologi Filadelfia (STTF) Langowan menyelenggarakan Sidang Senat Terbuka Wisuda di Ballroom Hotel Arya Duta, Manado, pada Sabtu (12/10/2024). Acara ini menjadi momen penting bagi 35 lulusan yang siap melanjutkan panggilan mereka dalam pelayanan teologi dan pendidikan agama Kristen.
Penjabat Bupati Minahasa, Dr. Noudy R.P. Tendean SIP, M.Si, diwakili oleh Kepala Dinas Pangan Kabupaten Minahasa, Drs. Teddy Dj. Sumual, MAP, yang memberikan sambutan dalam acara tersebut. Dalam sambutannya, Sumual menegaskan bahwa wisuda ini bukan sekadar akhir dari perjalanan akademis, melainkan awal dari tanggung jawab baru sebagai pemimpin spiritual dan agen perubahan di tengah tantangan modern.
“Para teolog di era ini dihadapkan pada dinamika sosial, ekonomi, dan budaya yang mempengaruhi pemahaman iman masyarakat. Oleh karena itu, lulusan teologi harus mampu menjembatani antara ajaran iman dan realitas kehidupan yang terus berubah, menjadi agen perubahan yang positif,” ungkap Sumual, mewakili Penjabat Bupati.
Dalam sambutannya, Penjabat Bupati Minahasa juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada STT Filadelfia Langowan atas dedikasinya selama 32 tahun dalam membentuk pemimpin gereja yang berkarakter kuat dan memiliki spiritualitas yang mendalam. Bupati Tendean berharap bahwa para lulusan dapat melayani masyarakat dengan hati yang tulus dan semangat yang kokoh.
Pidato dan Khotbah Inspiratif Ketua STTF
Ketua STT Filadelfia Langowan, Pdt. Dr. Tat Surentu, M.Th, yang akrab disapa “Mami,” juga memberikan khotbah inspiratif dengan menyoroti nilai-nilai penting dalam kepemimpinan gereja. Dengan mengutip Matius 5:14, Mami menekankan panggilan bagi para lulusan untuk menjadi terang bagi dunia.
Mami juga menjelaskan lima nilai utama yang dirangkum dalam kata "LIGHT" (Loyalty, Integrity, Generosity, Humility, Trust). "Loyalitas dan integritas adalah kunci bagi setiap pelayan Tuhan. Seorang pemimpin yang setia dan berintegritas akan membawa berkat bagi banyak orang. Generosity dan humility melengkapi itu, di mana seorang hamba Tuhan harus siap berbagi dan rendah hati dalam segala hal," jelasnya.
Mami mengungkapkan perjalanan panjang STT Filadelfia sejak awal berdirinya sebagai Sekolah Teologi Praktika pada tahun 1992 hingga menjadi sekolah tinggi yang terakreditasi saat ini. Ia menekankan pentingnya ketaatan terhadap peraturan pemerintah sebagai bagian dari kepatuhan kepada Tuhan.
Para Wisudawan: Pemimpin Gereja yang Siap Melayani
Sebanyak 35 wisudawan dari berbagai daerah, termasuk Jakarta, Jogja, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Talaud, dan Medan, siap melanjutkan pelayanan mereka di tengah masyarakat. Mereka terdiri dari 24 lulusan Program Studi Teologi dan 11 lulusan Program Studi Pendidikan Agama Kristen (PAK).
Sumual, mewakili Penjabat Bupati, mengingatkan para wisudawan untuk terus belajar, melayani dengan rendah hati, dan menjaga hubungan yang erat dengan Tuhan dalam perjalanan pelayanan mereka ke depan.
Acara wisuda ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Pdt. Dr. Aneke Purukan, Kepala Bidang Urusan Agama Kristen Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Utara, dan Pdt. Meidy Tasik, Ketua Yayasan STT Filadelfia Langowan, serta para dosen dan keluarga wisudawan.
Dengan wisuda ini, diharapkan para lulusan STT Filadelfia Langowan dapat memberikan kontribusi besar bagi gereja, masyarakat, dan bangsa. Selamat kepada para wisudawan atas pencapaian akademis mereka dan semoga Tuhan selalu menyertai dalam setiap langkah pelayanan mereka. (Reyntje)


Komentar via Facebook