Satker PJN II Sulut Terima Monitoring Ketat: Direktorat Preservasi Awasi Proyek Jalan Daerah untuk Dukung Swasembada Pangan dan Ekonomi Lokal!



Sulut, AktualNusantara- 24 Oktober 2025 – Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah II Sulawesi Utara kedatangan tim monitoring dari Direktorat Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah II, khususnya Subdirektorat Preservasi Wilayah 2A. Kunjungan dipimpin Kasubdit Syah Putra A. Gani, S.T., M.T., beserta jajarannya, untuk evaluasi langsung pekerjaan Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah.

Kegiatan ini bagian dari Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Jalan Daerah. Tujuannya tingkatkan konektivitas antarwilayah, perkuat kemantapan jalan, dan dorong produktivitas kawasan strategis di Sulut, sejalan program nasional swasembada pangan serta energi.

Tim monitoring turun ke lapangan untuk cek dua paket utama proyek Inpres Jalan Daerah. Pertama, peningkatan Jalan Tombulang Pantai – Tontulow Utara, di mana mereka periksa kualitas pengerasan, sistem drainase, dan pemasangan marka jalan agar sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).

Evaluasi mencakup progres fisik dan administrasi kontrak, termasuk dokumen pelaksanaan serta laporan mingguan kontraktor. Tim pastikan semuanya patuh Peraturan Menteri PUPR soal spesifikasi teknis jalan, hindari penyimpangan yang bisa ganggu ketahanan infrastruktur.

Paket kedua, Peningkatan Jalan Dondoman – Mopuya Utara II, jadi sorotan khusus. Peninjauan fokus pada lapisan perkerasan, kondisi jembatan kecil, dan manajemen keselamatan kerja di lokasi proyek, pastikan pekerja aman dan hasil awet.

Jika ada ketidaksesuaian teknis, tim langsung beri rekomendasi perbaikan. Semua pekerjaan dicek sesuai Peraturan Presiden No. 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, tekankan transparansi dan akuntabilitas.

Dalam sambutan, Kasubdit Syah Putra tekankan monitoring ini untuk jamin manfaat optimal bagi masyarakat Sulut. "Ini pengawasan berjenjang per Peraturan Menteri PUPR Nomor 22 Tahun 2020. Proyek harus tingkatkan kemantapan jalan, percepat distribusi logistik, dan dukung produktivitas daerah," katanya.

Program Inpres Jalan Daerah Tahap I 2025 targetkan konektivitas lebih baik, akses lancar ke pusat ekonomi dan layanan publik. Ini juga dorong efisiensi distribusi hasil pertanian serta energi, bantu petani dan nelayan Sulut tingkatkan pendapatan.

Kementerian PUPR komitmen pantau rutin, evaluasi progres, dan patuh standar teknis serta perundang-undangan. Dengan begitu, proyek jadi pondasi pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Utara.

Kunjungan tutup dengan diskusi lanjutan, di mana Satker PJN II janji percepat target selesai. Dampaknya diharap rasakan warga cepat, kuatkan ekonomi lokal dan kontribusi Sulut ke swasembada nasional. (**)