Kapolres Mitra Turun Tangan, Amankan Pasca Pertikaian di Molompar Watuliney



Mitra, AktualNusantara- Kapolres Minahasa Tenggara (Mitra), AKBP Handoko Sanjaya, S.I.K., M.Han., mengambil tindakan cepat menanggapi laporan terjadinya pertikaian di wilayah Molompar, Watuliney. Respon cepat ini ditunjukkan dengan segera menurunkan sejumlah personel kepolisian ke lokasi kejadian untuk mengamankan situasi dan mencegah perluasan konflik.

Meskipun detail kronologi dan penyebab pertikaian masih dalam penyelidikan lebih lanjut, kehadiran personel kepolisian diharapkan dapat meredakan ketegangan. Kapolres Handoko Sanjaya dengan tegas menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan menjaga rasionalitas.

"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakatakat) agar tetap aman dan kondusif," ujar Kapolres Handoko dalam pernyataannya. Ia juga secara khusus meminta warga tidak terpancing oleh provokasi atau isu-isu yang tidak bertanggung jawab yang berpotensi memperburuk keadaan.

Sebagai langkah nyata untuk memulihkan dan memastikan keamanan, Kapolres Mitra menyatakan akan terus melakukan pemantauan intensif. "Polres Mitra akan terus memantau dan menjaga keamanan dengan melakukan pengamanan dan patroli bersama," tegas Handoko Sanjaya. Komitmen ini menunjukkan keseriusan aparat dalam menciptakan rasa aman pasca-insiden.

Lebih lanjut, Kapolres Handoko Sanjaya menegaskan bahwa proses hukum harus ditegakkan. Ia menghimbau agar masyarakat mempercayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada pihak kepolisian. "Kami juga menghimbau agar masyarakat dapat menyerahkan kasus ini pada pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut sesuai hukum dan ketentuan yang berlaku," tambahnya.

Dalam penutup pernyataannya, Kapolres kembali menegaskan komitmennya. "Serahkan kasus ini pada kami, dan kami akan proses sesuai dengan prosedur yang berlaku." Langkah proaktif dan komunikasi transparan dari Polres Mitra ini diharapkan dapat meredam gejolak serta memberikan kepastian hukum bagi semua pihak yang terlibat. (**)