Tak Kebagian Beras Bantuan Pemerintah, Warga Poopoh Ngamuk di Rumah Kepala Desa
MINAHASA, AKTUALNUSANTARA.my.id - Tidak kebagian bantuan beras, beberapa warga di Desa Poopoh Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa mengamuk, Senin (26/2).
Seorang warga yang adalah ibu rumah tangga bernama Dince Sumah bersama beberapa warga lainnya mengamuk di rumah Kepala Desa (Hukum Tua) yang dijadikan Kantor Kepala Desa sementara.
Menurut Dince Sumah, kejadian ini berawal ketika beberapa pekan lalu, dia melihat ada beberapa karung yang diduga kuat adalah beras diantarkan ke rumah Hukum Tua.
Melihat ini, Dince langsung memberi tahu warga yang lain terutama kepada para penerima bantuan bahwa bantuan yang diduga kuat olehnya beras sudah ada di rumah Hukum Tua.
Setelah dikonfirmasi kepada salah satu perangkat desa yang adalah anak dari Hukum Tua, oknum perangkat desa tersebut membantah kalau yang di dalam karung tersebut adalah beras.
“Itu bukan beras. Itu pupuk katanya,”ungkap Dince kepada media ini, menirukan perangkat desa tersebut.
"Kong tadi karena torang so demo, dong so kase berbage tu beras mar tetap torang yang ada pilih Prabowo nda dapa," bebernya dengan dialek Manado yang artinya mereka tidak dapat bantuan beras tersebut karena memilih salah satu paslon.
Dari rekaman video yang diunggahnya di media sosial Facebook terlihat mereka sempat mengamuk meminta klarifikasi dengan menemui Kepala Desa tapi malah disuruh keluar.
"Minta maaf, di luar dulu, kita nda trima ngoni pe cara bagini. Minta maaf ibu di sana dulu," ungkap Kepala Desa dalam rekaman video warga pemililk akun bernama Dince Sumah tersebut.
"Diganti-ganti (nama penerima bantuan) karena memilih Prabowo," teriak salah satu warga sambil video tersebut berakhir.




Komentar via Facebook