Tilang Melonjak 44%! Operasi Patuh Samrat 2025 Jaring Ribuan Pelanggar di Sulut



Manado, AktualNusantara – Operasi Patuh Samrat 2025 yang digelar selama sepekan oleh Polda Sulawesi Utara (Sulut) dan jajaran berhasil menjaring 3.978 pelanggaran lalu lintas. Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, mengumumkan hasil operasi yang berlangsung dari 14 hingga 20 Juli 2025 tersebut.

Dari total ribuan pelanggaran yang tercatat, sebagian besar berupa teguran. Petugas memberikan 2.319 teguran langsung kepada pelanggar. Selain itu, ditindaklanjuti pula dengan 1.482 surat tilang manual dan 177 tilang elektronik (ETLE) melalui kamera statis.

Angka pelanggaran tahun ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan periode yang sama pada Operasi Patuh tahun 2024. Terjadi kenaikan sebanyak 1.224 pelanggaran, atau setara dengan 44,5 persen, menandakan masih tingginya tingkat ketidakpatuhan.

Untuk kendaraan roda dua, pelanggaran terbanyak didominasi oleh pengendara yang tidak mengenakan helm berstandar SNI. Pelanggaran lain yang sering ditemui adalah pengendara di bawah umur, melawan arus, dan membawa boncengan lebih dari satu orang.

Sementara pada kendaraan roda empat, ketidakgunaan sabuk keselamatan menjadi pelanggaran utama. Disusul kemudian oleh tindakan melawan arus, pengemudi di bawah umur, serta penggunaan telepon genggam saat mengemudi yang membahayakan keselamatan.

Operasi selama sepekan itu juga mencatatkan 29 kasus kecelakaan lalu lintas. Tragisnya, kecelakaan-kecelakaan tersebut merenggut 4 nyawa, menyebabkan 6 orang luka berat, dan 31 orang luka ringan. Wilayah dengan kasus kecelakaan tertinggi meliputi Polresta Manado, Polres Minahasa, Bitung, dan Minahasa Utara.

Kabid Humas Polda Sulut berharap operasi ini mampu meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas. "Kurangi pelanggaran lalu lintas yang menyebabkan kecelakaan, utamakan keselamatan dalam berkendara," pesan Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan menutup pernyataannya.(**)