Gubernur Sulut Tutup SMK Expo 2025: Prestasi Inovasi Siswa Cetak Warisan Ekonomi Daerah



Manado, AktualNusantara– Setelah berlangsung selama lima hari penuh dengan semangat inovasi dan kompetisi, SMK Expo 2025 resmi ditutup dengan kemeriahan dan harapan besar, Jumat (21/11/2025). Acara penutupan yang digelar di Lapangan Merdeka Manado ini berlangsung khidmat sekaligus meriah, menandai kesuksesan sebuah ajang kolosal yang telah mempertontonkan masa depan industri dan kreativitas Sulawesi Utara (Sulut) di tangan siswa-siswa SMK.

Upacara penutupan dihadiri oleh seluruh elemen pendukung pendidikan vokasi,mulai dari Gubernur Sulut, Kepala Dinas Pendidikan Daerah, jajaran Forkopimda, para kepala SMK, guru, siswa, hingga perwakilan penting dari Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) yang menjadi mitra strategis. Suasana terasa haru dan bangga, mengingat perjalanan panjang expo sejak dibuka.

Dalam sambutannya yang penuh apresiasi,Gubernur Sulut menyatakan kekagumannya pada hasil karya yang dipamerkan. “Apa yang saya saksikan di SMK Expo 2025 ini luar biasa. Ini bukan lagi sekadar teori, tetapi bukti nyata bahwa anak-anak SMK Sulut adalah penerus bangsa yang kreatif, inovatif, dan siap pakai. Mereka adalah aset terbesar kita untuk memacu pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya di hadapan ribuan peserta.

Kepala Dinas Pendidikan Daerah Sulut,selaku inisiator expo, dalam laporannya menyatakan bahwa gelaran ini telah melampaui semua ekspektasi. “Total terdapat 285 stan yang memamerkan lebih dari 1.000 inovasi produk dari 125 SMK se-Sulawesi Utara. Kunjungan masyarakat dan pelaku industri juga membludak, mencapai estimasi lebih dari 25.000 orang selama lima hari,” paparnya dengan wajah berbinar.

Puncak dari acara penutupan adalah pengumuman dan pemberian penghargaan bagi para juara dalam berbagai kompetisi keterampilan yang digelar.Penghargaan tidak hanya diberikan kepada siswa, tetapi juga kepada sekolah-sekolah dengan stan terinovatif, presentasi terbaik, dan potensi bisnis terbesar.

Salah satu momen paling mengharukan adalah ketika tim SMK Negeri 3 Manado dari jurusan Teknik Pengelasan berhasil menyabet medali emas untuk kategori“Fabrikasi Logam Kreatif” dengan karya instalasi seni bertema budaya Minahasa. Air mata kebahagiaan tak terbendung dari para siswa dan guru pembimbing.

Tidak kalah spektakuler,tim dari SMK Negeri 1 Tomohon jurusan Teknik Komputer dan Jaringan berhasil menciptakan sistem “Smart Agriculture” berbasis Internet of Things (IoT) yang memenangkan hati dewan juri dan berhasil menarik minat investor untuk dikembangkan lebih lanjut.

Aspek kewirausahaan menjadi sorotan utama.Transaksi bisnis langsung dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara sekolah dengan perusahaan terjadi selama expo berlangsung. Diperkirakan total nilai transaksi dan komitmen investasi yang terjalin mencapai miliaran rupiah, sebuah angka yang fantastis untuk karya pelajar.

Perwakilan dari Kadin Sulut yang hadir menyatakan komitmen kuatnya.“Kami tidak menyangka kualitasnya setinggi ini. Banyak produk yang sudah bisa langsung dipasarkan. Kami akan memfasilitasi pertemuan lanjutan untuk memastikan kolaborasi antara SMK dan industri ini tidak berhenti di expo saja,” janjinya.

Selain pameran dan kompetisi,rangkaian workshop dan talkshop yang menghadirkan praktisi dari berbagai perusahaan ternama juga mendapat sambutan antusias. Setiap sesi dipadati peserta yang ingin menimba ilmu langsung dari para ahli.

Warisan terbesar dari SMK Expo 2025 bukan hanya trofi dan medali,melainkan terbentuknya “Ekosisitem Inovasi Vokasi Sulut”. Sebuah platform digital untuk mempertemukan karya siswa dengan industri akan segera diluncurkan, memastikan semangat expo terus hidup sepanjang tahun.

Bagi para siswa,expo ini telah mengubah cara pandang mereka terhadap diri sendiri. “Saya sekarang percaya bahwa skill yang saya pelajari di SMK sangat bernilai. Expo ini membuka mata kami bahwa kami bisa menciptakan lapangan kerja, bukan hanya mencari kerja,” ucap salah satu peserta dari SMK di Kabupaten Bolaang Mongondow.

Dalam amanat penutupannya,Gubernur menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadikan SMK Expo sebagai agenda tahunan tetap dengan skala dan dampak yang lebih besar. “Tahun depan, kita akan undang lebih banyak investor dari luar daerah. Ini baru permulaan,” tegasnya disambut tepuk tangan meriah.

Malam penutupan diakhiri dengan pertunjukan seni spektakuler kolaborasi semua SMK,menampilkan tarian massal, musik, dan light show yang memukau, simbol persatuan dan kekayaan budaya Sulut yang digerakkan oleh generasi mudanya.

Dengan ditutupnya secara resmi SMK Expo 2025,sebuah babak baru pendidikan vokasi di Sulut telah dimulai. Ajang ini tidak hanya sekadar meninggalkan kenangan, tetapi telah menyalakan api kreativitas, inovasi, dan optimisme bahwa masa depan industri Sulut berada di tangan yang tepat dan siap bersaing di kancah global. (**)