Gubernur Sulawesi Utara YSK Disambut Meriah di Syukuran Pengangkatan Stafsus di Kotamobagu
Kotamobagu, AktualNusantara– Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE., tiba di Kota Kotamobagu pada Selasa (13/5/2025) sekitar pukul 19.30 WITA untuk menghadiri acara syukuran atas pengangkatan Marlina Moha Siahaan sebagai Staf Khusus Gubernur Bidang Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Staf Ahli Bidang Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Utara. Kedatangan Gubernur disambut antusias oleh ratusan warga yang memadati Kelurahan Kotobangun, lokasi acara.
Suasana hangat dan gegap gempita langsung terasa saat Gubernur YSK tiba. Warga yang telah menunggu sejak sore hari menyambutnya dengan yel-yel dukungan layaknya suasana kampanye Pilkada. Teriakan “YSK, YSK! Torang dengan YSK!” (Kami dengan YSK) terus menggema, mengingatkan pada dukungan masif warga Kotamobagu terhadap YSK pada Pilkada 2024 silam, yang membawanya menang telak di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, YSK mengapresiasi sambutan hangat warga dan menegaskan komitmennya untuk terus memajukan Sulawesi Utara, khususnya dalam isu pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. “Ini bukan sekadar acara syukuran, tetapi juga pengingat bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci kemajuan kita,” ujarnya.
Marlina Moha Siahaan, yang kini resmi menjabat sebagai Stafsus Gubernur, menyatakan siap berkontribusi maksimal dalam program-program strategis pemerintah provinsi. “Saya berkomitmen mendorong partisipasi perempuan dan perlindungan anak sebagai prioritas,” katanya.
Acara syukuran malam itu semakin meriah dengan kehadiran penyanyi nasional Krisdayanti, yang dijadwalkan menghibur tamu undangan dengan lagu-lagu hitsnya. Kehadiran Krisdayanti dinilai sebagai bentuk apresiasi terhadap dukungan warga Kotamobagu selama ini.
Kedekatan YSK dengan warga Kotamobagu terus terjaga pasca-Pilkada 2024. Kunjungan ini tidak hanya memperkuat hubungan emosional, tetapi juga menegaskan fokus pemerintah provinsi pada pembangunan SDM, khususnya perempuan dan anak, sebagai bagian dari visi Sulawesi Utara yang inklusif. (*)


Komentar via Facebook