Kesabaran Sopir Dum Truck Sulut Habis, Ratusan Truk Konvoi ke DPRD Tolak Mafia Solar



Manado, AktualNusantara- Senin pagi (29/09), ratusan sopir dum truck di Sulawesi Utara menggelar aksi damai besar-besaran sebagai protes atas kelangkaan solar bersubsidi yang makin parah. Kantor DPRD Sulut jadi tujuan konvoi panjang truk dengan suara klakson keras tanda keresahan sopir mencapai puncak.

Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa, tapi perlawanan keras terhadap praktik mafia solar yang menimbun dan memperjualbelikan BBM subsidi secara ilegal. Sopir menyebut kelangkaan solar akibat ulah mafia yang menghisap ekonomi rakyat kecil.

Para sopir menuntut aparat segera usut tuntas jaringan mafia solar dan tindak tegas SPBU nakal yang bermain dengan modus barcode ganda dan pengisian illegal. Mereka menegaskan ini bukan masalah biasa, tapi kejahatan terorganisir yang harus diberantas.

Modus mafia memakai barcode ilegal sehingga pengambilan solar secara berulang membuat stok cepat habis. Akibatnya, sopir sering kali harus antre berjam-jam bahkan kembali dengan tangki kosong.

Para sopir mendesak DPRD Sulut dan Kapolda Irjen Pol Roycke Harry Langie untuk turun tangan tanpa kompromi. Jika dibiarkan, krisis solar ini tak hanya melumpuhkan transportasi tapi juga mengguncang ekonomi Sulut.

Konvoi truk hari ini jadi alarm darurat bagi publik bahwa rakyat kecil sudah muak dengan permainan mafia. Suara klakson panjang adalah tanda protes dan seruan perubahan nyata.

Aksi ini diprediksi akan terus bergulir jika pemerintah tidak sistematis menindak mafia solar. Sopir dum truck tetap siap memperjuangkan hak dan kelangsungan mata pencaharian mereka. (**)