Gubernur Pimpin Rakorev Evaluasi RKPD Sulut Hingga Triwulan III 2025, Tekankan Percepatan Realisasi Anggaran
Manado, AktualNusantara- Dalam rangka memacu percepatan pembangunan di Sulawesi Utara,Gubernur Sulawesi Utara hari ini, Selasa (25/11/2025), memimpin secara langsung Rapat Koordinasi Evaluasi (Rakorev) hasil pelaksanaan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) hingga Triwulan III Tahun 2025. Acara yang berlangsung di Aula Mapalus Kantor Gubernur ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Victor Mailangkay, serta para perwakilan dari seluruh kabupaten dan kota se-provinsi Sulawesi Utara, menandai komitmen bersama untuk menyelaraskan langkah pembangunan.
Sebagai perwakilan pemerintah pusat dalam kesempatan tersebut,Gubernur menekankan peran strategisnya dalam memastikan terjadinya sinkronisasi program dan pencapaian target pembangunan hingga ke seluruh pelosok provinsi. “Koordinasi yang erat antara provinsi dan kabupaten/kota adalah kunci untuk memastikan tidak ada daerah yang tertinggal,” tegas Gubernur dalam sambutannya membuka rapat.
Dalam pemaparannya,Gubernur menyoroti data yang menunjukkan adanya penurunan pertumbuhan ekonomi di beberapa wilayah. “Data kami menunjukkan bahwa salah satu faktor penyebabnya adalah belanja yang belum optimal dan adanya perubahan anggaran yang tidak terantisipasi dengan baik,” ujarnya. Melihat kondisi ini, Gubernur secara khusus meminta setiap kepala daerah untuk segera melakukan evaluasi mendalam terhadap penyebab keterlambatan tersebut.
Tidak hanya fokus pada angka anggaran,Gubernur juga mengingatkan semua pihak untuk tidak lengah terhadap masalah mendasar yang masih menghantui masyarakat, yaitu kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan. Beliau menegaskan bahwa kolaborasi antar daerah dan optimalisasi potensi lokal merupakan solusi fundamental untuk mengatasi tantangan multidimensi ini.
“Saya mendorong setiap daerah untuk tidak ragu berinovasi dan menciptakan program-program yang tepat sasaran,yang benar-benar menyentuh kebutuhan riil di lapangan,” ajaknya. Inovasi daerah, menurutnya, harus mampu menjawab persoalan spesifik masing-masing wilayah dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki.
Beberapa langkah strategis juga disampaikan Gubernur untuk mendorong perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.Di antaranya adalah pembukaan lapangan kerja baru melalui berbagai skema, serta upaya legalisasi penambang rakyat. “Dengan legalisasi, para penambang rakyat dapat berkontribusi secara positif bagi perekonomian daerah dengan tetap mengedepankan aspek keberlanjutan dan keselamatan,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama,Gubernur turut menyoroti pentingnya pembinaan bakat olahraga. “Pembinaan atlet daerah tidak hanya tentang prestasi, tetapi juga merupakan investasi masa depan yang sangat berharga bagi nama baik daerah dan bangsa,” tambahnya, mendorong pemerintah daerah untuk memberikan perhatian lebih pada pengembangan talenta muda.
Mengakhiri arahan,Gubernur menyerukan kepada seluruh jajaran pemerintahan untuk bekerja lebih cepat, terukur, dan selaras. “Dengan semangat gotong royong Mapalus yang menjadi ciri khas kita, dan didukung oleh komitmen yang kuat, saya yakin kita dapat membawa Sulawesi Utara menuju kemajuan yang lebih gemilang,” tutupnya penuh keyakinan. Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi momentum percepatan untuk merealisasikan sisa target pembangunan di akhir tahun 2025. (**)


Komentar via Facebook