Komdigi dan Gubernur YSK Sampaikan Visi Indonesia Digital 2045, Perkuat Infrastruktur Jaringan hingga ke Desa
Manado, Aktualnusantara. – Rumah Dinas Gubernur Sulawesi Utara menjadi tuan rumah diskusi penting tentang pembangunan digital nasional pada Kamis (13/11/2025). Kementerian Komunikasi dan Digitalisasi (Komdigi) berkolaborasi dengan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling, SE, serta pejabat daerah seperti Walikota Manado dan bupati Sangihe, Sitaro, serta Talaud, untuk menyampaikan Visi Indonesia Digital 2045.
Acara ini melibatkan kepala dinas Diskominfo provinsi dan kabupaten, serta operator seluler besar seperti Telkomsel dan Indosat. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam mengoordinasikan upaya pembangunan digital menuju Indonesia Emas 2045, dengan penekanan pada sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta untuk menciptakan fondasi digital yang merata di seluruh wilayah, termasuk Sulawesi Utara.
Materi yang dibahas mencakup penguatan infrastruktur digital, transformasi pemerintahan digital, pengembangan ekonomi digital, serta pemberdayaan masyarakat digital. Untuk Sulawesi Utara, perhatian khusus diberikan pada pemerataan akses di wilayah kepulauan yang sering mengalami keterbatasan konektivitas. Integrasi semua pilar ini dirancang agar pembangunan berjalan secara berkesinambungan, menghindari pendekatan yang terfragmentasi dan kurang efektif.
Komdigi memaparkan program insentif pembiayaan dari pemerintah pusat untuk mendukung pembangunan jaringan fiber optic di daerah-daerah terpencil. Prioritas utama juga diberikan pada penguatan Base Transceiver Station (BTS) dan perluasan jaringan kabel optik, guna memastikan bahwa desa-desa di seluruh Indonesia memiliki akses internet yang stabil dan andal. "Terutama di wilayah kepulauan seperti Sulawesi Utara," tegas salah satu pemateri dari Komdigi, menyoroti tantangan geografis provinsi ini.
Gubernur Yulius Selvanus Komaling menyambut baik inisiatif nasional ini dan menyatakan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Ia menekankan bahwa konektivitas digital bukan hanya urusan teknologi semata, melainkan kunci utama untuk membuka akses pendidikan, layanan kesehatan, dan peluang ekonomi bagi masyarakat di pelosok daerah. "Dengan digitalisasi, kita ciptakan peluang yang setara bagi seluruh anak bangsa, baik di desa maupun kota," ujar Gubernur YSK dengan penuh optimisme.
Gubernur YSK juga berharap agar seluruh warga Sulawesi Utara dapat menikmati layanan jaringan internet minimal 4G di mana pun mereka berada. Visi Indonesia Digital 2045 ini dipandang sebagai tulang punggung kemajuan bangsa, yang akan menjembatani masyarakat menuju era yang lebih inklusif dan berdaya saing global. Diskusi berakhir dengan komitmen kolaborasi yang kuat, yakin bahwa Sulawesi Utara dapat menjadi pionir dalam digitalisasi di wilayah Indonesia Timur.
Diharapkan program ini segera diimplementasikan untuk mewujudkan desa-desa yang terhubung secara digital, mendukung pertumbuhan UMKM lokal, serta memperlancar layanan publik berbasis online. Komdigi dan Gubernur YSK sepakat bahwa digitalisasi akan memperkuat fondasi bangsa secara keseluruhan, membawa Sulawesi Utara maju bersama-sama dalam membangun masa depan yang cerah. (**)


Komentar via Facebook