Gubernur Sulut Yulius Selvanus SE: Obor Taptu Lanjutkan Semangat 1945



Manado, AktualNusantara- Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, menjadi sosok sentral dalam Upacara Taptu menyambut HUT ke-80 RI di Mapolda Sulut, Sabtu (16/8/2025) petang. Kehadirannya bersama Forkopimda menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap rangkaian peringatan kemerdekaan.

Di lapangan Mapolda Sulut yang dihuni personel TNI, Polri, Dishub, PNS, dan pelajar, Gubernur Yulius Selvanus SE menyaksikan langsung jalannya upacara yang dipimpin Kapolda Sulut, Irjen Pol Roycke Harry Langie. Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono beserta para pejabat utama Polda juga hadir mendampingi.

Puncak acara ditandai dengan penyalaan obor secara simbolis oleh Kapolda Sulut kepada perwakilan TNI, Polri, dan pelajar. Usai upacara yang berlangsung khidmat, Gubernur Yulius Selvanus SE bersama Forkopimda secara resmi melepas peserta pawai obor, melanjutkan tradisi tahunan tersebut.

Menjelang pelepasan pawai, Gubernur Yulius Selvanus SE memberikan penjelasan penting tentang makna Taptu. Beliau menyatakan bahwa Taptu merupakan singkatan dari penetapan waktu, sebuah tradisi tahunan yang selalu dilaksanakan jelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Obor melambangkan semangat," tegas Gubernur Yulius Selvanus SE, menekankan filosofi mendalam di balik ritual pawai obor. Semangat yang dimaksud, menurutnya, adalah semangat perjuangan para pahlawan yang harus terus dihidupkan.

Gubernur Yulius Selvanus SE juga menjelaskan rangkaian acara selanjutnya usai pawai obor. "Kemudian dilanjutkan malam harinya renungan suci di Taman Makam Pahlawan," ujarnya, menyoroti momen refleksi untuk menghormati jasa para pahlawan.

Menghubungkan semangat Taptu dengan puncak perayaan, Gubernur Yulius Selvanus SE menambahkan, "Lalu esoknya kita akan melaksanakan upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia." Hal ini menegaskan Taptu sebagai pembuka resmi rangkaian hari kemerdekaan.

Gubernur Yulius Selvanus SE menutup penjelasannya dengan seruan yang menggaung. "Jadi semangat kemerdekaan tahun 1945, harus kita lanjutkan," pesannya, mengajak seluruh elemen masyarakat Sulut untuk menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan kemerdekaan dalam mengisi pembangunan.

Dengan pelepasan pawai obor oleh Gubernur Yulius Selvanus SE dan Forkopimda, semangat dari Upacara Taptu pun menyebar, membawa pesan kontinuitas perjuangan menuju pelaksanaan upacara kemerdekaan keesokan harinya. (**)