Gubernur Yulius Selvanus Tekankan: Jangan Hanya Minta Hak, Laksanakan Kewajiban Demi Sulut yang Lebih Baik



Sulut, AktualNusantara- 28 Oktober 2025 – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, mengingatkan seluruh masyarakat agar tak hanya meminta hak, namun wajib melaksanakan kewajiban. Pesan ini disampaikan dalam berbagai kesempatan, termasuk saat menemui korban bencana dan kegiatan pemerintahan baru-baru ini.

Gubernur Yulius tegas menyatakan, “Jangan hanya menuntut hak. Bahkan, utamakan kewajiban dari pada hak, agar kita menjadi berkat bagi bangsa dan negara kita.” Menurutnya, semangat menjalankan kewajiban adalah fondasi membangun karakter warga yang bertanggung jawab.

Ia juga menekankan pentingnya menjadi contoh dan teladan, terutama di kalangan aparatur sipil negara dan generasi muda. Dengan memprioritaskan kewajiban, masyarakat Sulut diharapkan bisa berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah serta membawa manfaat bagi bangsa.

Gubernur Yulius menyoroti bahwa kemajuan suatu daerah tidak lepas dari partisipasi aktif rakyat. Disiplin dalam pekerjaan, kejujuran, serta kepedulian sosial harus jadi bagian dari kehidupan sehari-hari, bukan sekadar tuntutan untuk mendapatkan hak.

Pesan moral ini relevan di tengah banyaknya isu seputar tuntutan hak di masyarakat. Gubernur berharap budaya gotong royong dan etos kerja terus ditanamkan, sehingga harmoni dan prestasi daerah semakin meningkat.

Di berbagai kegiatan pemerintahan, ia juga mengajak pejabat publik untuk rendah hati, sigap melayani, dan tidak lalai dalam tugas. “Kewajiban lebih dulu, hak akan mengikuti,” pesan Yulius, menginspirasi ASN dan masyarakat luas.

Momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda juga jadi ajang penegasan sikap tanggung jawab ini. Ia meminta generasi muda Sulut terus berkarya dan berinovasi dengan landasan etika dan kewajiban, bukan hanya menuntut perhatian atau hak semata.

Dengan pesan kuat ini, Yulius berharap Sulut menjadi provinsi yang warganya disiplin, bertanggung jawab, dan mampu menjadi teladan bagi daerah lain di Indonesia, menuju masyarakat berdaya saing dan sejahtera.(**)