416 Siswa Ikuti Acara Penamatan, Sekolah Tekankan Pilihan Sukarela



Manado, AktualNusantara– Sebanyak 416 siswa dari total 464 siswa mengikuti acara penamatan tahun ajaran ini yang diselenggarakan dengan penuh khidmat dan semangat. Acara ini menjadi momen berkesan bagi para siswa, guru, dan orang tua yang hadir, menandai berakhirnya masa pendidikan mereka di sekolah.

Kepala Sekolah SMKN 3 Manado, Selvie Ransulangi S.Pd M.Pd, menegaskan bahwa keikutsertaan dalam acara penamatan ini bersifat sukarela. “Sekolah tidak memaksakan siswa untuk mengikuti acara penamatan. Oleh karena itu, dari 464 siswa, sebanyak 416 memilih untuk turut serta dalam kegiatan ini,” ujarnya saat menyampaikan sambutan.

Acara penamatan tersebut diikuti oleh siswa dari tujuh jurusan yang ada di sekolah, yaitu Perhotelan, Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT), Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG), Usaha Layanan Pariwisata (ULP), Kecantikan dan Spa, Busana, serta Kuliner.

Dalam pelaksanaannya, sekolah mengedepankan transparansi dalam pengelolaan biaya acara. Pihak sekolah telah mengadakan rapat koordinasi bersama guru dan orang tua murid guna membahas serta menyepakati anggaran kegiatan. Hasilnya, disepakati bahwa setiap siswa yang mengikuti penamatan dikenai biaya sebesar Rp200.000.

Selvie juga menyampaikan harapan kepada para lulusan agar terus melangkah maju setelah menamatkan pendidikan di sekolah ini. Ia mendorong para siswa untuk tidak berhenti berjuang demi masa depan mereka yang lebih baik.

“Kami berharap anak-anak tidak stagnan setelah lulus. Bila memungkinkan, segera memasuki dunia kerja. Namun bagi yang ingin melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi, sekolah telah menjalin koordinasi dengan berbagai kampus, baik di Manado maupun di luar daerah,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa lulusan dari sekolah ini telah dibekali dengan keterampilan yang sesuai dengan jurusan masing-masing, sehingga diharapkan mampu bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Penamatan ini tidak hanya menjadi simbol kelulusan, tetapi juga momen penghargaan atas usaha dan kerja keras para siswa selama menempuh pendidikan. Suasana haru dan bahagia menyelimuti acara, menciptakan kenangan manis bagi semua yang terlibat.