Pj. Bupati Minahasa Noudy Tendean Tekankan Kesiapan dan Perdamaian Jelang Pilkada 2024



Minahasa, AktualNusantara - Penjabat Bupati Minahasa, Dr. Noudy R.P. Tendean, SIP, M.Si, menghadiri simulasi pemungutan dan penghitungan suara yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa pada Jumat (25/10/2024).

Acara ini diselenggarakan di halaman Kantor KPU Minahasa dan turut dihadiri oleh jajaran pemerintahan dan lembaga terkait, seperti Sekretaris Daerah Dr. Lynda D. Watania, Asisten Satu Riviva Maringka, serta Ketua DPRD sementara Robby Langkutoy.

Dalam sambutannya, Bupati Tendean menyoroti pentingnya simulasi ini sebagai langkah persiapan menjelang pemungutan suara yang akan diadakan pada 27 November 2024.

“Simulasi ini adalah bagian dari upaya mengantisipasi potensi kendala yang mungkin muncul di lapangan, sehingga pelaksanaan pemungutan suara nanti berjalan lancar,” ujar Tendean.

Ia juga menekankan peran KPU sebagai penyelenggara dan Bawaslu sebagai pengawas yang harus bekerja sama untuk menjamin keberhasilan Pilkada.

Menurutnya, partisipasi masyarakat Minahasa dalam menggunakan hak pilih mereka juga menjadi faktor krusial.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya sesuai dengan hati nurani, karena keputusan kita akan menentukan arah Minahasa dalam lima tahun mendatang,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati Tendean menyerukan pentingnya menjaga stabilitas dan kondisi kondusif di Minahasa selama proses Pilkada.

Ia mengimbau masyarakat untuk menghindari segala bentuk tindakan yang dapat memicu konflik, seperti intimidasi, ujaran kebencian, maupun fitnah.

“Kita perlu menjaga suasana demokratis, adil, dan aman, sehingga masyarakat dapat memilih dengan tenang dan bebas dari tekanan,” katanya.

Bupati Tendean mengingatkan bahwa perbedaan pilihan adalah hal alami dalam demokrasi, namun semangat persatuan dalam keragaman Bhineka Tunggal Ika harus tetap diutamakan.

“Walaupun kita berbeda pilihan, kita tetap satu bangsa. Kita harus bersama-sama menciptakan suasana Pilkada yang damai dan sejuk sebagai contoh politik yang bermartabat,” tutupnya.*