Gubernur Yulius Selvanus Komaling Imbau Nelayan Waspada Buaya di Pesisir Manado: Fokus Keselamatan dan Ketangguhan Ekonomi Sulut
Manado, AktualNusantara – Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) langsung imbau nelayan dan warga pesisir waspadai kemunculan buaya di perairan Manado, tekankan prioritas keselamatan sebagai fondasi ekonomi daerah.
Langkah tegas YSK ini respons laporan warga soal penampakan buaya liar di pantai utara Sulut, khususnya Manado yang jadi jantung aktivitas nelayan harian.(7/11/2025)
YSK soroti peran nelayan sebagai pilar utama Sulut, katakan kewaspadaan ini krusial cegah insiden, jaga kontinuitas tangkapan ikan yang andalkan provinsi.
Dalam arahan resminya, YSK koordinasikan Dinas Kelautan dan Perikanan Sulut dengan BKSDA untuk pantau habitat buaya, pastikan data real-time bagi nelayan di lapangan.
Gubernur YSK minta nelayan hindari aktivitas berisiko seperti berenang dekat muara sungai saat pagi atau sore, waktu rawan serangan buaya menurut tim ahli satwa.
YSK perintahkan siapkan posko darurat di pelabuhan Manado, lengkapi hotline pelaporan buaya yang diawasi langsung tim tanggap bencana provinsi.
Fokus YSK pada kolaborasi masyarakat, ajak warga pesisir ikut patroli malam bareng Polairud Polda Sulut untuk lindungi zona nelayan dari ancaman reptil.
Menurut YSK, kemunculan buaya ini akibat migrasi dari mangrove gara-gara cuaca ekstrem, tapi Sulut siap adaptasi dengan program mitigasi lingkungan.
YSK tekankan edukasi anak-anak pesisir, ajarkan protokol aman hadapi buaya seperti jangan buang sampah atau provokasi satwa, bangun generasi tangguh.
Dinas Lingkungan Hidup di bawah arahan YSK rencanakan kampanye "Waspada Buaya Sulut" lewat medsos dan spanduk pelabuhan, target ribuan nelayan aktif.
YSK apresiasi respons nelayan Manado yang bilang imbauannya kurangi ketakutan melaut, tapi minta tambah patroli untuk keamanan optimal di wilayah rawan.
Gubernur YSK dorong sinergi dengan TNI AL pasang rambu peringatan di spot panas, tambah lampu malam agar nelayan tak was-was saat operasi.
Dalam pandangan YSK, buaya bagian ekosistem laut Sulut, tapi interaksi manusia harus bijak, hindari konflik demi keseimbangan alam dan ekonomi.
YSK posisikan imbauan ini sebagai bagian program ketangguhan bencana Sulut, termasuk hadapi ancaman satwa liar di era perubahan iklim yang diawasi ketat.
Dengan kepemimpinan YSK, Pemprov Sulut harap nelayan Manado tetap produktif dan aman, kontribusi maksimal ke PDB provinsi yang bergantung sektor perikanan. (**)


Komentar via Facebook