Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling Tegas: Pemerintahan Digerakkan oleh Sistem dan Integritas, Bukan Isu
Sulut, AktualNusantara- Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Mayjen (Purn) Yulius Selvanus Komaling, menyikapi tajam tudingan lambannya penanganan jalan rusak di beberapa daerah yang ramai di media sosial. Ia menegaskan, pemerintah tidak bekerja berdasarkan isu atau reaksi spontan, melainkan berdasarkan sistem dan aturan yang jelas.
Sejak Maret 2025, Pemprov Sulut belum memiliki kewenangan penuh dalam realokasi dana pembangunan karena masih menunggu pengesahan Anggaran Perubahan Tahun 2025 oleh Kementerian Dalam Negeri. Pengesahan itu baru berlangsung lima hari lalu, sehingga pengerjaan besar belum bisa dilakukan sebelumnya.
Sebagai mantan perwira tinggi TNI, Gubernur Yulius berkomitmen menjalankan pemerintahan dengan disiplin anggaran, transparansi, dan akuntabilitas. Ia tidak akan mentolerir praktik korupsi dan akan menindak tegas siapa pun yang mencoba bermain dengan uang rakyat.
Yulius juga mengimbau masyarakat agar bijak dalam menyerap informasi di media sosial, yang menurutnya seringkali dibuat untuk menggiring opini negatif dan melemahkan kepercayaan terhadap pemerintah.
Menurutnya, pembangunan bukan soal cepat viral di media sosial, tapi hasil nyata yang dirasakan masyarakat. Pemerintah Sulut bergerak secara terukur dengan tujuan membangun daerah berfondasi kuat.
Gubernur menegaskan tidak akan terganggu oleh serangan opini yang tidak berdasar dan lebih memilih fokus kerja nyata dalam percepatan pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi daerah, serta pemberantasan korupsi.
Ia menegaskan waktu dan tenaga untuk rakyat, bukan untuk mengurusi drama di dunia maya. Sikap lugas dan konsisten dalam menegakkan integritas birokrasi menjadi kunci menuju Sulawesi Utara yang maju dan bersih.
Dengan tegas, Yulius Selvanus Komaling menyatakan bahwa Sulawesi Utara harus maju dengan kerja nyata, bukan dengan sensasi atau isu yang menyesatkan. (**)


Komentar via Facebook