Wamendagri Dorong Efisiensi Anggaran dan Sinergi Daerah di Sulawesi Utara
Manado, AktualNusantara – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan pentingnya efisiensi anggaran dan peningkatan koordinasi antara pemerintah provinsi dengan kabupaten/kota dalam kunjungannya ke Manado, Rabu (12/3/2025).
Dalam pertemuan bersama kepala daerah se-Sulawesi Utara, ia menekankan bahwa efisiensi yang diinstruksikan Presiden bukan berarti memangkas anggaran sektor esensial seperti kesehatan dan pendidikan, tetapi lebih kepada optimalisasi belanja, terutama dalam hal perjalanan dinas, pengadaan alat tulis kantor, konsumsi rapat, serta jasa konsultan.
Fokus pada Efisiensi Tanpa Mengurangi Layanan Publik
“Efisiensi harus dilakukan hingga ke satuan terkecil. Ini bukan tentang mengurangi layanan publik, tetapi menghindari pemborosan anggaran yang tidak produktif,” tegasnya. Ia meminta kepala daerah untuk lebih disiplin dalam mengelola anggaran agar dana yang tersedia dapat dialokasikan pada program prioritas nasional.
Strategi Mewujudkan Indonesia Emas 2045
Selain itu, Wamendagri juga menekankan pentingnya fokus pada program strategis Presiden, termasuk peningkatan gizi masyarakat, Sekolah Garuda sebagai penguatan pendidikan karakter, rehabilitasi irigasi, dan swasembada pangan. Menurutnya, program-program ini merupakan bagian dari fondasi menuju visi Indonesia Emas 2045.
“Sebelum membahas alokasi anggaran, pahami dahulu landasan ideologisnya. Semua kebijakan harus sejalan dengan tujuan jangka panjang bangsa,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program strategis bergantung pada sinergi yang solid antara pemerintah daerah.
Perkuat Koordinasi Demi Pembangunan yang Terarah
Dalam kesempatan itu, Wamendagri juga menyoroti lemahnya koordinasi antara Gubernur Sulawesi Utara dengan bupati dan wali kota yang dinilai menghambat pembangunan. “Gubernur sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat harus aktif mengawal, memotivasi, dan memastikan kepala daerah bekerja dalam koridor yang sama. Tanpa kolaborasi, target nasional tidak akan tercapai,” paparnya.
Ia mengingatkan seluruh pemimpin daerah agar memperkuat koordinasi dan disiplin dalam menjalankan program prioritas. “Kuncinya adalah tetap on the track. Jangan sampai ada yang bekerja sendiri-sendiri,” tambahnya.
Dukungan dari Kepala Daerah
Arahan Wamendagri mendapat respons positif dari para kepala daerah yang hadir. Mereka berkomitmen untuk meninjau kembali prioritas anggaran serta meningkatkan koordinasi dengan pemerintah provinsi. “Kami akan evaluasi penggunaan anggaran dan memperbaiki koordinasi ke depan,” ujar salah satu bupati.
Dengan pesan ini, Wamendagri berharap seluruh daerah dapat berkontribusi optimal dalam mewujudkan target pembangunan nasional serta memahami kebijakan efisiensi anggaran sesuai arahan pemerintah pusat. (JS)


Komentar via Facebook