Israel dan Hamas Sepakati Tahap Kedua Gencatan Senjata, Hamas Akan Serahkan Sandera
Jerusalem/Kairo, AktualNusantara – Israel dan Hamas telah menyepakati tahap kedua negosiasi gencatan senjata di Gaza. Seperti dirilis dari reuters.com pada Selasa (18/2/2025), Hamas akan menyerahkan empat jenazah sandera, termasuk dua anak dari keluarga Bibas, pada Kamis, disusul enam sandera hidup pada Sabtu.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengonfirmasi kesepakatan ini, meskipun identitas para sandera belum diumumkan secara resmi. Israel juga menegaskan bahwa jenazah yang diserahkan akan melalui proses identifikasi sebelum dipublikasikan.
Negosiasi tahap kedua ini sempat tertunda sejak awal Februari. Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, menyatakan perundingan akan dimulai pekan ini, dengan fokus pada pembebasan 64 sandera yang masih tersisa. Namun, tantangan utama dalam perundingan ini adalah masa depan Gaza pasca-perang, terutama terkait keberadaan Hamas di wilayah tersebut.
Hingga kini, serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 telah menewaskan sekitar 1.200 warga Israel, sementara serangan balasan Israel telah menyebabkan lebih dari 48.000 warga Palestina meninggal serta menghancurkan sebagian besar wilayah Gaza.
Di tengah negosiasi ini, Israel juga akan mengizinkan masuknya rumah hunian sementara bagi warga Gaza yang kehilangan tempat tinggal akibat perang. Namun, situasi tetap tegang setelah adanya usulan dari Presiden AS Donald Trump mengenai pemindahan warga Palestina dari Gaza, yang mendapat penolakan luas dari berbagai pihak.
Dengan dinamika yang terus berkembang, kelanjutan gencatan senjata ini masih menjadi pertanyaan besar: apakah mampu membawa perdamaian atau justru berujung pada eskalasi baru?
(AN_Red}


Komentar via Facebook