Membangun Generasi Muda Berintegritas: Penjabat Bupati Minahasa Hadiri Festival Anti Korupsi



MANADO, AktualNusantara – Penjabat Bupati Minahasa, Dr. Noudy R.P. Tendean, SIP, M.Si, menjadi salah satu tokoh utama dalam Festival Anti Korupsi yang digelar Garda Tipikor Indonesia Sulut, Sabtu (14/12/2024).

Acara tersebut diselenggarakan di Aula Mapalus, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) 2024.

Dalam festival ini, Bupati Tendean tidak hanya hadir sebagai tamu undangan, tetapi juga menerima penghargaan atas pencapaian Desa Anti Pungli dan Korupsi di Minahasa. Selain itu, ia berkesempatan menjadi pembicara dalam sesi diskusi bertema “Membangun Generasi Muda yang Berintegritas dan Anti Korupsi”.

Dalam sambutannya, Tendean menyoroti pentingnya peran pemuda dalam menciptakan pemerintahan yang bersih.

“Pemuda memiliki peran strategis dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Pemberantasan korupsi harus dimulai dari perubahan pola pikir dan budaya sejak dini,” katanya.

Ia juga berharap penghargaan ini dapat memotivasi seluruh desa di Minahasa untuk menerapkan tata kelola pemerintahan yang transparan, menjadi teladan bagi daerah lain, dan mendukung budaya bebas pungli.

Festival ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti Aspidsus Kejati Sulut Hartono, SH, MH, yang mewakili Kajati Sulut, Plt. Kaban KesbangPol Sulut Johny Suak, SE, M.Si, mewakili Gubernur Sulut, serta perwakilan dari Polda Sulut dan Ketua Garda Tipikor Indonesia Sulut.

Selain pejabat, kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai aktivis dan pemerhati anti korupsi yang konsisten mendukung pemberantasan korupsi di Sulawesi Utara.

Dalam acara tersebut, Penjabat Bupati Minahasa didampingi oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Inspektur Daerah, Kepala BPKAD, Kabag Prokopim, dan Camat Tondano Utara.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat kerja sama antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam memperjuangkan budaya anti korupsi, terutama di kalangan generasi muda yang diharapkan menjadi pilar masa depan bangsa.