Penjabat Bupati Minahasa Noudy R.P. Tendean Tekankan Pentingnya Inovasi Daerah



Minahasa, AktualNusantara – Penjabat Bupati Minahasa, Dr. Noudy R.P. Tendean, SIP, M.Si, menekankan pentingnya inovasi dalam tata kelola pemerintahan daerah pada acara Desiminasi Penyusunan Pengembangan Inovasi Daerah yang berlangsung di Hotel Yama Resort Tondano, Rabu (16/10/2024).

Acara ini diselenggarakan oleh Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Minahasa dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa.

Dalam pidatonya, Noudy Tendean menjelaskan bahwa inovasi merupakan kunci untuk menciptakan pemerintahan yang lebih efisien dan responsif. Menurutnya, inovasi dapat menjadi solusi untuk mengatasi birokrasi yang selama ini sering terjebak dalam rutinitas yang lambat dan tidak produktif.

“Inovasi adalah bentuk pembaruan yang sangat diperlukan untuk mempercepat pelayanan publik dan mempermudah tata kelola pemerintahan,” ujar Tendean.

Lebih jauh, Tendean menyampaikan bahwa inovasi bukan hanya sekedar terobosan teknis, melainkan juga sebuah budaya yang harus ditanamkan di setiap lini pemerintahan. Ia percaya bahwa dengan inovasi, berbagai masalah dalam pelayanan publik dapat diatasi lebih cepat dan pembangunan dapat berjalan lebih efektif.

Selama hampir tiga minggu, di bawah koordinasi Sekretaris Daerah Minahasa, Dr. Lynda Watania, berbagai langkah inovatif telah mulai diimplementasikan. Noudy Tendean pun memberikan apresiasi khusus kepada Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kemendagri, Yusharto Huntoyungo, M.Pd, atas kontribusinya dalam memberikan masukan strategis bagi pengembangan inovasi di Minahasa.

Penjabat Bupati Tendean berharap agar kegiatan ini menjadi langkah awal bagi Kabupaten Minahasa untuk lebih serius dalam mengembangkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan daerah, serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Ini adalah momen penting bagi kita semua untuk memahami, mengembangkan, dan menerapkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan Minahasa,” tutupnya.